Categories: BERITA UTAMA

Menolak, Namun Tak Ada Pilihan Lain

JAYAPURA – Pemerintah berencana akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Meski kabar tersebut sempat dibantah, namun peluang untuk harga dinaikkan sangat memungkinkan. Bercermin dari ekonomi masyarakat terkini, tentunya akan memberi banyak dampak. Nelayan, sopir taxi, UKM kecil, ojek, pedagang keliling akan menjadi pihak pertama yang merasakan dampak langsung dari kenaikan tersebut.

   Terkait ini,  Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda mengaku pihaknya sejatinya ikut menolak rencana kenaikan tersebut,  namun   perihal ini tentunya sudah dipertimbangkan dengan matang. “Kami sendiri tidak setuju, tapi mau bagaimana lagi, sepertinya tak ada pilihan lain. Situasinya harus dilakukan seperti itu (menaikkan harga),” kata Yunus Wonda menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos di Holtekam, Jumat (2/9).

  Yunus mengakui bahwa menaikkan harga BBM memang pilihan yang berat,  namun dirinya yakin pemerintah sudah mempertimbangkan dimana jika tak dinaikkan maka ekonomi negara juga bisa terpengaruh, sehingga harus ada keputusan meski membuat banyak protes. Hanya kata Yunus khusus untuk Papua, ia pikir kenaikan ini tidak akan memberi dampak besar. Sebab selama ini kenaikan apapun Papua selalu menerima meski tidak setuju.

   “Kalau mau dibilang di luar belum naik di Papua sini sudah naik.  Dan kenaikan berapapun di Papua tetap akan dibeli, tapi bukan berarti kita tidak memperhatikan ini, melainkan lembaga pemerintah lainnya perlu  mencari terobosan membantu masyarakat dari aspek lain,” jelasnya. Ia juga meyakini dari  kenaikan BBM ini di Papua tidak akan terlalu memprotes apalagi sampai melakukan aksi demo.

“Berbeda memang dengan wilayah barat yang pasti banyak menuai protes. Saya pikir yang perlu dipikirkan adalah bagaimana tim inflasi daerah yang harus melihat dan mencermati soal ini. Harus memikirkan solusi lain yang bisa membantu jadi meski harga BBM naik tapi masyarakat bisa mendapat kompensasi lain,” imbuhnya. (ade/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: DPRPBBM

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

22 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

1 day ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

1 day ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

1 day ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

1 day ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

1 day ago