

Istri korban, Virgita yang terlihat syok setelah melihat sang suami menjadi korban begal di JL Hanurata Holtekamp Balai Distrik Muara Tami, Senin (27/6) malam.
*Beberapa Orang Telah Diamankan.
JAYAPURA – Misteri kematian pengusaha bernama Nasrudin atau Acik (44) yang bermula dari penganiayaan di Jalan Hanurata Hol Balai Distrik Muara Tami, Senin (28/6) sekira pukul 21 :30 WIT perlahan mulai terungkap.
Beberapa orang yang diduga terlibat dalam kasus ini telah diamankan pihak Kepolisian.
Dari data yang didapat Cenderawasih Pos, isteri almarhum Nasruddin dijemput Polisi di Desa Tirowali Kecamatan Baraka, Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (3/7). Penjemputan isteri almarhum disaksikan warga Bangkan Balombong saat itu. Tidak hanya isteri almarhum yang sudah diamankan, terduga lainnya juga ditangkap di Jayapura dan sudah diamankan di Polresta Jayapura Kota.
Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos menyampaikan pihaknya tidak mendapat informasi apapun dari pihak Kepolisian di Papua dalam hal ini Polresta Jayapura Kota berkaitan dengan upaya tersebut.
“Kita belum tahu posisi kasusnya seperti apa, karena penanganannya bukan kita. Kita tidak tahu apakah dia (isteri korban-red) ditangkap atau diamankan atau dalam konteks apa kita belum tahu. Sejauh ini kita tidak menerima adanya permintaan bantuan ataupun koordinasi secara formal ķepada pihak Polres Enrekang, begitu juga Polsek setempat dalam penanganan kasus ini,” ucap Kapolres Enrekang saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepn selulernya, Minggu (4/7).
Kapolres tak menampik jika saat diamankannya isteri almarhum Nasrudin ada anggotanya yang berada di lokasi saat itu.
“Kebetulan saat itu di lokasi ada anggota kita yang tinggal di daerah situ, ini yang lagi kita cek. Karena informasi dia sempat mengetahui adanya upaya mengamankan,” tandasnya.
Sebelumnya, Reskrim Polresta Jayapura Kota selidiki kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban bernama Nasrudin atau Acik (44) meninggal dunia di Jalan Hanurata Hol Balai Distrik Muara Tami, Senin (28/6) sekira pukul 21 :30 WIT.
Sementara itu, dalam keterangan beberapa waktu lalu, Kapolresta Jayapura Kota Gustav R Urbinas menyampaikan tiga saksi dimintai keterangan terkait dengan penganiayaan yang mengakibatkan pria 44 tahun pemilik toko emas di Arso, Kabupaten Keerom itu meninggal dunia. (fia/nat)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…