“Para pelaku masing-masing membawa senjata, satu membawa senjata rakitan laras panjang, satu membawa kapak, dan satu lainnya merekam aksi tersebut menggunakan telepon genggam,” ujar Faizal. Aksi penyerangan terjadi di dalam ruang guru sebelum para pelaku melarikan diri ke arah belakang kompleks sekolah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala, punggung, serta kedua lutut, dan dinyatakan meninggal dunia.
Selain menimbulkan korban jiwa, insiden ini juga menyebabkan kerusakan fasilitas sekolah, di antaranya kaca ruang kelas XII SMP YPK Yakpesmi Dekai, serta kaca belakang sebuah mobil berwarna merah yang pecah akibat lemparan batu. Menerima laporan kejadian, personel Satuan Reserse Kriminal Polres Yahukimo segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Dekai untuk dilakukan visum oleh tim medis. Sejumlah barang bukti turut diamankan, antara lain serpihan kaca, batu, pakaian korban, serta serpihan logam yang diduga merupakan proyektil.
Atas peristiwa tersebut, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. “Lingkungan sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman bagi semua orang. Saat ini aparat gabungan fokus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap para pelaku dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Ia menambahkan, kehadiran aparat keamanan di wilayah Yahukimo akan terus diperkuat melalui patroli serta langkah pengamanan terbuka dan tertutup guna mencegah terulangnya aksi kekerasan serupa. Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengatakan pihaknya juga menjalin koordinasi dengan pihak sekolah dan tokoh masyarakat setempat pascakejadian.
“Kami ingin memastikan para guru, siswa, dan warga sekitar merasa aman. Pendekatan dialogis kami kedepankan, bersamaan dengan penegakan hukum terhadap para pelaku,” ujarnya. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait identitas para pelaku yang masih berstatus dalam penyelidikan. Aparat memastikan situasi keamanan di Kota Dekai tetap terkendali agar aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan pendidikan, dapat kembali berjalan dengan aman. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
“Kami telah menjalani verifikasi dari tim provinsi. Tahun ini Kabupaten Jayapura kembali mendapatkan pendampingan tim…
Dalam keterangannya, Dosen Kesehatan Masyarakat itu menjelaskan faktor-faktor yang berperan dalam menyumbangkan polusi laut ada…
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polkam Kolonel Infanteri Honi Havana menyampaikan bahwa informasi…
Pemerintah Provinsi menekankan bahwa hasil dari Sinode ini sejalan dengan visi besar daerah. "Atas nama…
Menurut Ali, TNI AL memang memprioritaskan pengadaan kapal perang buatan dalam negeri. Namun, kapal-kapal yang…
Dalam arahannya, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua menegaskan bahwa kesadaran hukum merupakan salah…