Categories: BERITA UTAMA

Seorang Pengunjung THM Tewas Diduga Dikeroyok Tiga Oknum TNI

JAYAPURA – Seorang pengunjung tempat hiburan malam bernama Daniel Wijaya ditemukan tewas dengan kondisi luka babak belur disekujur wajah. Korban tewas diduga dikeroyok oleh tiga oknum anggota TNI. Dari kejadian tersebut tiga anggota TNI yakni Praka JM, Pratu AG dan Prada HL yang diduga terlibat dalam penganiayaan dan pengeroyokan tersebut dibawa ke Denpom Biak.

Kejadian pengeroyokan ini terjadi Kamis (2/2) dini hari sekira pukul 03. 31 WIT dimana sekira pukul 00.00 WIT datang seorang tamu ke THM kemudian memesan tempat meja nomor 2. Tak lama sekira pukul 01.30 WIT ada empat tamu datang dalam keadaan dipengaruhi minuman keras dan bergabung di meja tersebut. Tak lama ada botol dari meja dua yang dibuang ke arah meja tender yang diduduki korban. Namun korban menganggap biasa karena sedang mabuk.

Hanya saja tak lama para pelaku kembali berulah dan ditegur korban. Disinilah korban dianiaya dengan cara dikeroyok sehingga korban terjatuh. Saat itu korban masih dianiaya hingga babak belur. Usai itu para pelaku meninggalkan lokasi dan korban langsung dibawa ke RSUD Biak. Lalu sekira pukul 03.40 WIT korban dinyatakan meninggal dunia.

Sementara terkait adanya informasi kejadian penganiayaan dan pengeroyokan di tempat hiburan di Biak Kota yang diduga dilakukan oleh Prajurit TNI AD anggota dari Korem 173/PVB yang mengakibatkan korban warga sipil 1 orang meninggal dunia, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman menyampaikan bahwa ketiga oknum anggota TNI ini telah diamankan untuk dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut.

“Ketiga oknum prajurit yakni Praka JM, Pratu AG dan Prada HL yang diduga terlibat dalam penganiayaan dan pengeroyokan tersebut untuk saat ini berada Denpom Biak untuk dilaksanakan penyelidikan,” jelas Kapendam Jumat siang. “Bila terbukti terlibat dalam kejadian penganiayaan dan pengeroyokan, maka para pelaku akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tutup Kapendam. (Ade)

newsportal

Recent Posts

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

15 minutes ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

1 hour ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

2 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

6 hours ago

PBB Sebut Israel Sengaja Menargetkan Anak-anak di Gaza

Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…

7 hours ago

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

23 hours ago