Categories: BERITA UTAMA

Cuaca Buruk, Seorang Nelayan Hilang di Rompon

JAYAPURA-Seorang nelayan bernama Ansar, dilaporkan hilang di rompon di sekitar perairan Jayapura, Minggu (31/1) malam.

Korban diduga hilang setelah perahu yang digunakan dihantam gelombang. 

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura telah melakukan upaya pencarian terhadap korban kecelakaan pelayaran yang terjadi di rompon, Hamadi Jayapura. 

Pencarian dimulai Selasa (2/2), setelah menerima informasi. Pihak Basarnas Kelas A Jayapura merilis, ada dua orang yang menjadi korban dalam peristiwa itu. Hanya saja salah satu korban berhasil selamat dalam peristiwa itu.

“Kami menerima informasi sekira pukul 15.55 WIT. Dimana ada seorang nelayan hilang di rompon Hamadi,” kata Plt. Kepala Basarnas Kelas A Jayapura,  Matheus Simbiak dalam rilis yang dikeluarkan Basarnas, Selasa (2/2) kemarin.

Dua orang yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut yakni, Yulius Bisi  (korban Selamat) dan Ansar korban yang belum ditemukan.

Berdasarkan kronologisnya, tanggal, 31 Januari 2021 Jam 09.00 WIT, korban berangkat  menggunakan perahu fiber mopel 15 PK dua unit, menuju rompon 60 untuk mencari ikan. 

Sesampainya di rompon, korban berjumpa dengan temannya (pelapor) yang sudah  duluan tiba di rompon. Sekira pukul 20.00 WIT, cuaca buruk sehingga korban mengikat perahunya di rompon. Namun sayangnya tali putus dan korban dinyatakan hilang.

“Setelah menerima informas itu, kami langsung berkoordinasi dengan  petugas kom dan Pos Polair Hamadi Pantai Jayapura. Pukul 18.25 WIT, tim SAR gabungan kembali ke dermaga Basarnas Dok IX dan hasil Ops SAR masih nihil.  Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian besok pagi (hari ini),” ujarnya.

Matheus Simbiak menambahkan, pada saat pencarian, kondisi cuaca dalam hal ini tinggi gelombang   sekira 0,25 sampai  2,5 meter. Dengan kecepatan angin 4  hingga 20 knots dan arah angin dari Barat ke Barat Laut. (roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

5 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

6 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

8 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

9 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

10 hours ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

11 hours ago