

Plh Gubernur Papua Ridwan Rumasukun berjabat tangan dengan anggota DPRP usai pelaksanaan sidang, Jumat (1/9) kemarin. (FOTO:ELFIRA/CEPOS)
JAYAPURA-Rencana kedatangan wakil presiden, Ma’ruf Amin ke Jayapura dan berkantor selama beberapa hari di Jayapura diminta oleh Komisi IV DPR Papua untuk dimanfaatkan secara baik oleh pemerintah provinsi Papua. Apalagi dikatakan nanti Wapres tak sendiri melainkan datang bersama beberapa menteri yakni Menteri Investasi dan Menteri Pekerjaan Umum.
“Momen ini harus dimaksimalkan untuk mendorong program strategis yang dimiliki Pemprov Papua. Perlu melakukan pendekatan yang membuka peluang untuk menopang pembangunan,” kata Jansen Monim, anggota Komisi IV DPR Papua belum lama ini di kantor DPR.
Apalagi dengan lahirnya daerah otonomi baru secara otomatis ada banyak pemotongan anggaran yang diberikan tidak lagi lewat provinsi melainkan langsung masuk ke kabupaten. Status wapres sendiri adalah Ketua Badan Percepatan Pembangunan Papua yang sudah barang tentu tujuan kedatangannya ingin membantu mempercepat apa yang sudah diproyeksikan oleh Pemprov.
“Ini menjadi peluang dan momen yang baik, jadi kami harap kedatangan pak wapres yang akan berkantor di Papua termasuk dua menteri paling tidak bisa mendapat banyak masukan soal kebutuhan maupun kekurangan yang perlu disuport,” imbuhnya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Indormatika Jeri Agus Yudianto menyatakan, Pemerintah Provinsi Papua memberikan apresiasi dan menjadi satu kebanggaan.
“Menjadi suatu kebanggaan Wakil Presiden memberikan waktu khusus untuk melihat secara langsung kinerja di Provinsi Papua, walaupun sering dilakukan pada kunjungan-kunjungan sebelumnya di Papua, namun ini agak spesial karena beliau langsung berkantor di Papua,” kata Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (1/9).
“Pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Papua akan menunggu jadwal pasti dan memberikan dukungan sesuai standar pelayanan yang ada, diharapkan dengan rencana Wapres berkantor di Papua lebih mempercepat akselerasi pembangunan yang ada,” ungkapnya.
Menurut Jeri, selain di Provinsi Papua. Wapres juga tentunya akan memperhatikan beberapa daerah lainnya di tanah Papua dalam rangkaiannya berkantor di Papua
“Bagi semua kompenen mari terus menjaga ketentraman dan kedamaian di Papua, sehingga proses pembangunan di Provinsi Papua berjalan dengan baik maksimal pun di daerah-daerah lainnya di tanah Papua,” ucapnya.
Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua menyambut positif rencana berkantornya Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Papua. Kehadiran Wapres diharapkan akan menyerap banyak keluhan-keluhan para pelaku ekonomi, khususnya pasca pandemi COVID-19.
Diketahui, Ma’ruf Amin dengan sejumlah menteri dan Panglima TNI akan berkantor di Papua mulai 4 September 2023. Tujuan dari kunker tersebut adalah untuk mempercepat upaya pembangunan di Papua.
Ketua Umum KADIN Papua, Ronald Antonio mengapresiasi rencana tersebut karena Wapres bisa mendengar langsung keluhan para pelaku ekonomi. Dampak yang diharapkan yakni mempercepat bangkitnya perekonomian kerakyatan di tanah Papua. (fia/wen)
(ade)
Di kota ini, angkutan umum khususnya angkot atau taksi lokal bukan sekadar sarana mobilisasi, melainkan…
Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S,IP, M.KP meminta Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan…
Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur meminta Gubernur Papua Pegunungan segera memberikan teguran…
Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026, melibatkan sebuah truk Toyota Dyna Long bernomor…
Jujuk Rianto menjelaskan, hingga saat ini pemerintah provinsi belum dapat menghitung potensi pendapatan yang akan…
Ketua Tim Kuasa Hukum dari Ludya E Logo, Yulianto, SH, MH menyatakan Praperadilan ini dilakukan…