Ia meminta jangan kekerasan kembali dibalas dengan kekerasan tetapi harus mampu berusaha tak hanya mengendalikan tapi juga melihat keluar dari itu.
“Sebagai orang Katholik saya harus menunjukkan jati diri, sikap sebagai orang Katholik. Bahkan di ajaran agama apapun tidak dibenarkan melakukan kekerasan untuk menuntaskan masalah apalagi hanya karena ketidakcocokan maupun dendam,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Pengurus DPD Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Papua melakukan anjangsana ke TK Mentari Yo Kampung…
– Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura menyelenggarakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK)…
Tokoh Masyarakat Adat Yei, Vincen Kwipalo, yang juga menjadi narasumber dalam film tersebut, secara simbolis…