

JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa tektonik magnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Bolaang Mongondow Selatan Sulawesi Utara pada Senin (1/1), tidak berpotensi menimbulkan tsunami, dikutip dari ANTARA.
“Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan di Jakarta.
Gempa bumi yang terjadi pada Senin pukul 14.52 WIB ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,5.
Episenter gempa bumi terletak di laut pada jarak 47 kilometer arah selatan Posigadan, Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, pada kedalaman 43 kilometer.
Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter-nya, gempa bumi yang terjadi itu merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Sangihe.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust,” katanya.
Daryono menuturkan gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Luwuk, Bolaang Mongondow Selatan, dan Kotamobagu dengan skala intensitas III MMI, atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu.
Kemudian di Kabupaten Gorontalo dengan skala intensitas II-III MMI, artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.Juga di daerah Minahasa Tenggara dengan skala intensitas II MMI, artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Hingga pukul 15.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” kata Daryono. (*)
Sumber: jawapos)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…