Categories: BERITA UTAMA

Aksi Konvoi Wisudawan Berujung Satu Tewas

NABIRE-Aksi konvoi sejumlah wisudawan di Nabire sambil membentangkan bendera Bintang Kejora berakhir tragis. Seorang peserta konvoi meninggal dunia usai menabrak anggota polisi yang sedang melakukan pemblokiran jalan pada Jumat, (28/11). Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, menjelaskan bahwa sekitar pukul 15.30 WIT, sekelompok wisudawan dan wisudawati yang sebelumnya mengikuti acara syukuran wisuda di Tanah Merah Nabire, melakukan konvoi tanpa pemberitahuan kepada pihak keamanan.

“Dari sekitar 280 mahasiswa yang diwisuda dan hadir dalam acara tersebut, sekitar 20 hingga 30 orang memisahkan diri dan melakukan konvoi sambil membentangkan bendera Bintang Kejora serta berteriak Papua Merdeka sepanjang rute perjalanan dari Tanah Merah menuju Bumi Wonorejo, Jalur Pasar Karang hingga Jalan Auri,” kata Kapolres Nabire kepada media.

Pada waktu yang bersamaan, Polres Nabire sedang menggelar rapat koordinasi pengamanan terkait agenda Kamtibmas menjelang 1 Desember, 10 Desember, dan 14 Desember. “Setelah menerima laporan mengenai konvoi tersebut, Kapolres memerintahkan personel untuk melakukan pemblokiran jalan disekitar Jalan Auri guna mencegah massa memasuki pusat kota dan menghindari potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Saat pemblokiran dilakukan, seorang simpatisan konvoi menabrak anggota polisi yang bertugas hingga membuat anggota tersebut terlempar dan pingsan dengan luka di bagian lutut dan kaki. “Pelaku penabrakan turut jatuh dan kembali tertabrak oleh rombongan di belakangnya sehingga mengalami luka sobek di bagian belakang kepala. Identitas pelaku masih dalam pendalaman kepolisian,” ungkap Tatiratu.

Menurutnya, pelaku sempat melakukan perlawanan saat hendak diamankan dan ketika berhasil diamankan ternyata ditemukan sebilah pisau. “Sesampainya di Polres, anggota yang pingsan langsung mendapat perawatan, sementara pelaku yang terluka juga dirawat di klinik Polres sebelum akhirnya kondisinya memburuk dan dibawa ke rumah sakit,” lugasnya.

Lanjut Kapolres, dalam perjalanan, pelaku sudah tidak sadarkan diri meski sempat diberikan bantuan pernapasan. Ia kemudian dinyatakan meninggal setelah tidak tertolong oleh tim medis. AKBP Samuel Tatiratu menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. Ia menyesalkan tindakan para peserta konvoi yang melakukan pembentangan Bintang Kejora dan berkendara ugal-ugalan yang membahayakan banyak pihak.

“Saya harap kejadian ini menjadi pelajaran bagi mahasiswa-mahasiswi agar tidak mengulang perbuatan serupa, khususnya menjelang perayaan Natal,” tegas Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa perwakilan Komisi V DPR Papua Tengah, Harold Gobai, telah mendatangi Polres Nabire untuk melihat langsung kondisi anggota yang terluka, korban yang meninggal, serta para peserta konvoi yang diamankan. “Dia menyampaikan duka cita dan berkomitmen berkoordinasi dengan pihak kampus dan sekolah agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” pungkas Kapolres Nabire. (txt/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

11 Ribu Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan

Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…

23 minutes ago

Realisasi Dana Otsus Pemkot Capai Rp11,7 Miliar

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…

53 minutes ago

Perkuat Sinergi, Pangdam XXIV/MT Temui Gubernur Papua Selatan

Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…

1 hour ago

Presiden Prabowo Salurkan 10 Ekor Sapi Kurban untuk Papua

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…

2 hours ago

Polisi Kembali Bongkar Sindikat Narkotika Golongan I

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…

2 hours ago

Tiga Warga Australia Segera Jalani Siidang di PN Merauke

Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…

3 hours ago