

BEM Uncen saat kembali melakukan pemalangan kampus Kampus Uncen Atas di Perumnas III Waena, Selasa (29/9). Mahasiswa dan orang tua meminta ada tindakan tegas dari pihak kampus agar tak selalu terjadi pemalangan. (Foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih (BEM Uncen) kembali melakukan aksi pemalangan Kampus Atas Uncen di Perumnas III Waena, pada Senin (29/9). Ini dikatakan karena ketidaktegasan dan kelalaian pihak birokrasi kampus dalam merespons tuntutan mahasiswa terkait kejelasan nasib sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) yang terancam gagal mengikuti ujian profesi dokter.
Darki menjelaskan bahwa aksi pemalangan ini sebenarnya sempat dihentikan beberapa hari lalu. Namun, karena tidak ada langkah konkret dari pimpinan Uncen, mahasiswa dari 9 fakultas sepakat untuk kembali mengambil tindakan tegas.
”Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir apa yang menjadi pernyataan mahasiswa, kami kembali melakukan aksi hari ini,” ujar Darki saat memberikan keterangan. Ia mengatakan terpaksa memalang karena pintu audiensi tidak membuahkan hasil.
Terkait seringnya pemalangan kampus akhirnya menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan bagi mahasiswa maupun orang tua siswa. Mereka meminta kampus tegas sebab tak sedikit yang merasa dirugikan. Jangan karena kepentingan tertentu yang belum diakomodir akhirnya memalang dan merugikan ribuan mahasiswa lainnya yang ingin kuliah.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…
Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…
Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…