

Para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua mengikuti upacar HUT ke-78 RI di Stadion Mandala (17/8) lalu. Tahun ini Pemprov tak buka penerimaan CPNS lantaran masih menyelesaikan K2 atau honorer yang belum tuntas. (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pendaftaran bagi calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2023 akan dilaksanakan pada 16-30 September 2023 mendatang. Dimana rangkaian kegiatan ini telah dijadwalkan oleh Panitia Seleksi Nasional berdasarkan surat resmi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dengan Nomor B/1871/M.SM.01.00/2023 tertanggal 21 Agustus 2023.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Marthen Kogoya menyampaikan, untuk Provinsi Papua induk maupun kabupaten/kota sudah diberikan formasi umumnya.
“Sudah ada kuotanya, hanya saja sampai saat ini kita belum bisa buka formasi umum lantaran proses pengangkatan lewat K2 atau honorer belum tuntas,” ucap Marthen saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (31/8).
Marthen menyebut, berdasarkan kesepakatan Pemprov dengan Kemenpan RB disepakati untuk menyelesaikan semua honorer K2 yang diberikan oleh pusat. Sebagaimana khusus untuk Papua berjumlah 20 ribu tenaga honorer K2.
“Sementara proses administrasi, verifikasi, validasi data data honorer sedang berjalan,” kata Marthen.
Lanjut Marthen, setelah itu tuntas. Kabupaten/kota ataupun Provinsi Papua bahkan kabupaten/kota lainnya di 29 kabupaten/kota yang sudah selesai duluan boleh diberikan kesempatan untuk membuka formasi umum yang kuotanya sudah tersedia.
“Namun kalau honorernya belum diselesaikan formasi umum belum bisa dibuka,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri A Yudianto menyampaikan, pada tahun 2023 Provinsi Papua melalui Instansi Pengampu BKD tidak melaksanakan pengadaan/penerimaan CASN yaitu CPNS dan PPPK karena masih fokus menyelesaikan formasi tenaga honorer K-2.
“Untuk kebutuhan ASN pasca Daerah Otonomi Baru (DOB) tentunya akan dihitung sesuai beban kerja, serta kebutuhan organisasi perangkat daerah yang ada,” pungkasnya. (fia/wen)
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…