“Maaf sudah mengecewakan. Untuk Fira dan Mama. Salam dari Gugun. Mohon maaf kalo banyak salah,’’ tulis pesan di dinding rumah tersebut. Pelaku menulis menggunakan cat Avian berwarna putih yang kemudian kalengnya ditingalkan dipojokan ruangan.
Kasi Humas Pri Sutejo mengakui adanya pesan yang ditinggalkan pelaku di dinding rumah kontrakan itu sebelum gantung diri. Iapun Iapun menjelaskan bahwa pelaku mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu diduga karena gagal menikah.
Sementara orang tua pelaku memilih menerima kenyataan tersebut. “Orang tuanya tidak membuat laporan, karena orang tuanya menganggap kejadian itu murni bunuh diri. Tidak ada unsur pidana. Apalagi, tidak ditemukan adanya luka di tubuh korban kecuali bekas jeratan tali di leher korban. Oleh sebab itu, dari pihak korban tidak membuat laporan polisi. Tapi tim dari Reserse tetap mendalami kejadian itu. Jika ada perkembangan nanti pasti kami sampaikan lebih lanjut,” tandas Pri Sutejo. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…