“Maaf sudah mengecewakan. Untuk Fira dan Mama. Salam dari Gugun. Mohon maaf kalo banyak salah,’’ tulis pesan di dinding rumah tersebut. Pelaku menulis menggunakan cat Avian berwarna putih yang kemudian kalengnya ditingalkan dipojokan ruangan.
Kasi Humas Pri Sutejo mengakui adanya pesan yang ditinggalkan pelaku di dinding rumah kontrakan itu sebelum gantung diri. Iapun Iapun menjelaskan bahwa pelaku mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu diduga karena gagal menikah.
Sementara orang tua pelaku memilih menerima kenyataan tersebut. “Orang tuanya tidak membuat laporan, karena orang tuanya menganggap kejadian itu murni bunuh diri. Tidak ada unsur pidana. Apalagi, tidak ditemukan adanya luka di tubuh korban kecuali bekas jeratan tali di leher korban. Oleh sebab itu, dari pihak korban tidak membuat laporan polisi. Tapi tim dari Reserse tetap mendalami kejadian itu. Jika ada perkembangan nanti pasti kami sampaikan lebih lanjut,” tandas Pri Sutejo. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut dia, keberhasilan tersebut dicapai melalui strategi sederhana namun konsisten, yakni meningkatkan luas tanam sehingga…
Ia diduga disenggol mobil TNI yang ketika itu sedang berjalan beriringan menuju pada Minggu (14/6)…
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi terhadap pemerintah daerah di wilayah Papua yang berhasil…
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…