

JAYAPURA- Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara terkait erat dengan sejarah lahirnya fungsi lalu lintas pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Berdasarkan keputusan Kepala Jawatan Kepolisian Negara, pada tanggal 22 September 1955 dibentuk seksi lalu lintas jalan pada tingkat pusat yang langsung berada di bawah Kepala Jawatan Kepolisian Negara. Peristiwa tersebut menjadi latar belakang peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Demikian sambutan Kapolri yang dibacakan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja.
“Personel jajaran lalu lintas menjadi salah satu etalase Polri di mata publik. Mereka berada pada garis terdepan yang langsung bersentuhan dengan seluruh lapisan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan. Oleh karena itu, performa dan kinerja personel lalu lintas memberi pengaruh penting dalam pembentukan kepercayaan publik terhadap Polri,” ucap Kapolda dalam peringatan HUT Lalu Lintas di Aula Rastra Samara Polda Papua, Rabu (25/9).
Kapolda berharap berbagai capaian yang telah diraih tidak membuat jajaran lalu lintas Polri cepat berpuas diri. Sebaliknya, justru menjadi pemacu semangat dan kinerja seluruh personel lalu lintas Polri.
‘’Masih banyak tantangan tugas yang harus dihadapi, baik dalam aspek operasional maupun pembinaan. Oleh karena itu, saya menyambut baik tema peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-64 Tahun 2019, yaitu Dengan Semangat Promoter, Korlantas Polri Mengoptimalkan Pelayanan Lalu Lintas Berbasis IT Guna Mendukung Program Road Safety,’’ungkap Kapolda.
Ditambahkan Kapolda, peringatan hari lalu lintas Bhayangkara tahun 2019 sebagai momentum untuk terus meningkatkan kinerja laksanakan evaluasi terhadap berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, susun strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut, serta implementasikan secara konsisten dan berkelanjutan,” tegasnya. (fia/ary)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…