

Personel Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023 melaksanakan progran Si-Ipar di Asrama Balim Yalimo, Kampung Yoka, Kota Jayapura, Senin (21/8). (FOTO: Bidang Humas Polda Papua)
JAYAPURA– Personel Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023 Wilayah Jayapura Kota melaksanakan Program Si-Ipar (Polisi Pi Ajar) di Asrama Balim Yalimo, Kampung Yoka, Kota Jayapura, Senin (21/8).
Kegiatan yang dipimpin Kasat Binmas AKP Heru Prasmono dengan melibatkan 4 personel Binmas telah dilaksanakan secara rutin selama 7 bulan terakhir. Upaya ini dengan tujuan mencerdaskan anak-anak yang putus sekolah dan tidak bersekolah di wilayah Kota Jayapura.
Kasat Binmqs AKP Heru mengatakan kali ini pihaknya mengajarkan 3 orang anak yakni Nadifa, Aurel Safitri dan Keisya Paulinda Heselo guna mengejar ketertinggalan pengetahuan yang dialami mereka.
“Dalam proses pembelajaran Bripka Frans Michel dan Bripka Ahmad Fajar mengajarkan anak-anak pengenalan angka dan huruf serta cara berhitung mulai dari penjumlahan sederhana,” jelasnya.
Selain belajar, Bripka Frans juga mengajak anak-anak bermain dengan bernyanyi bersama untuk memberikan suasana yang ceria di tengah proses pembelajaran.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Rasaka Cartenz Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom memaparkan, Program Si-Ipar merupakan salah satu upaya dari Polda Papua untuk mendukung pemerintah dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah tersebut, terutama dalam bidang pendidikan.
Diketahui Kota Jayapura sebagai ibu kota Provinsi Papua dan menjadi satu-satunya daerah di empat provinsi wilayah Papua yang memiliki angka IPM tinggi, mencapai 80,61 kualitas hidup mereka serta menciptakan masa depan yang lebih cerah.(Bidang Humas/nat)
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…