Categories: PATROLI

Cerdaskan Generasi, Binmas Noken Jayawijaya Terus Gencarkan Program Si Ipar

WAMENA– Binmas Noken Wilayah Jayawijaya Operasi Damai Cartenz kembali gencarkan program Si-Ipar (Polisi Pi Ajar) yang dimana merupakan salah satu Program Unggulan Polri dalam upaya mencerdaskan Generasi Emas di Papua, bertempat di Kampung Honelama, Distrik Wamena, Kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu (12/10).

Tim Binmas noken yang dipimpin oleh Iptu Made Sujana, A.Md, Pd selaku Kakorwil Binmas Polres Jayawijaya bersama anggota memberikan pengajaran kepada anak-anak.

Pembelajaran ini bertujuan meningkatkan wawasan anak anak dalam menghindari para generasi dari buta aksara. Dengan bermodalkan poster abjad dan papan tulis, Bripka Yan Hendrik, dan Briptu Wahyu anggota Binmas Noken memberikan materi dasar berupa pengenalan huruf abjad kepada anak-anak yang menerima dengan baik pelajaran yang diberikan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Iptu Made Sujana, ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mencerdaskan Generasi Emas di Papua terkhusus di Kabupaten Jayawijaya.

“Ini sudah merupakan tugas kami sebagai Pelayan Masyarakat, juga bisa menjadi Guru dan dekat dengan anak-anak di dunia Pendidikan yang dimana sudah menjadi kegiatan rutin Binmas Noken Polri dalam mengajar anak-anak di Wamena, terutama mereka yang tidak memiliki kesempatan bersekolah kami mengupayakan mereka dapat membaca dan menulis,” ucap Iptu Made.

Pada sela-sela pembelajaran tersebut juga ada permainan-permainan dan pemberian Permen maupun dan Makanan ringan kepada anak-anak agar suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.

Di tempat yang berbeda Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H mengatakan bahwa ini sudah menjadi bagian dari kegiatan Binmas Noken, dengan memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini khususnya mereka yang putus sekolah.

“Program Si Ipar adalah strategi Polri dalam hal ini Ops Damai Cartenz dalam upaya menyetarakan pendidikan dan usaha menuntaskan buta aksara di tanah Papua. Seharusnya mereka layak mendapatkan pendidikan selayaknya anak-anak pada umumnya, sehingga nantinya mereka bisa meraih cita-cita atau impian yang mereka inginkan,” tutup Kasatgas Humas.(gin)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago