

Korwil Binmas Noken Ops Damai Cartenz Intan Jaya Ipda Arisandi Tancoma SH sesaat usai memberikan pembelajaran anak anak di SD Yokatapa, Rabu (3/8) pagi. (FOTO:Humas Polda Papua)
SUGAPA- Keterbatasan anak-anak Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua tak membuat mereka Putus Sekolah. Hal tersebut di ungkapkan Korwil Binmas Noken Ops Damai Cartenz Intan Jaya Ipda Arisandi Tancoma SH sesaat usai memberikan pembelajaran anak anak di SD Yokatapa, Rabu (3/8) pagi.
“Hari ini kami dari Binmas Noken memberikan pengajaran untuk anak-anak kelas 1 di SD Sugapa, kami lihat anak anak banyak yang tak menggunakan Sepatu bahkan baju mereka juga sudah banyak yang tak layak pakai,”Ucapnya.
Namun, lanjut Ipda Arisandi, hal tersebut tak menyurutkan semangat anak anak untuk menuntut Ilmu di Sekolah. Lanjut ia menambahkan, contohnya tadi waktu kami (personel Binmas Noken) datang ke sekolah, mereka menyambut kami dengan gembira.
“Antusiasme anak-anak untuk belajar sangatlah tinggi di Intan Jaya Papua. Namun sayang Semangat mereka tak di barengi dengan perlengkapan sekolah yang layak,” Tambah dia.
Selain itu lebih lanjut Ungkap Ipda Aris, kami hadir sebagai tenaga bantuan pengajar untuk membantu generasi Muda Papua.
“Peran Polri sebagai tenaga bantuan pengajar adalah bentuk kepedulian dan Perhatian Polri kepada para generasi Muda sebagai Calon Pemimpin di Masa Depan,” Ungkapnya
Di samping itu, salah seorang anak bernama Noles sangat senang dengan kedatangan bapak bapak Polisi. “Sa senang sekali, bapa Polisi dong kasih belajar kita sekaligus berikan kita Snack,” ucapnya.
“Bapa Polisi mengerti sekali kita semua belum ada yang sarapan di Sini, Terima Kasih Bapa Polisi,” tutur Noles yang merupakan anak Kelas 1 di SD Yokatapa itu.(gin)
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…