Categories: PARIWARA

Danrem 172/PWY Ajak Masyarakat Keerom Jaga Stabilitas Perbatasan dan Dukung Pembangunan

KEEROM – Komandan Korem (Danrem) 172/PWY, Brigjen TNI Robby Suryadi, melakukan pertemuan dengan para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh perempuan Kabupaten Keerom. Pertemuan tatap muka tersebut berlangsung di Mako Yonif TP 815/WGT Kabupaten Keerom, Kamis (27/8) kemarin.

Danrem mengatakan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus menjadi agenda tatap muka kelimanya sejak menjabat sebagai Danrem.

Danrem) 172/PWY, Brigjen TNI Robby Suryadi

“Intinya kegiatan ini saya ingin silaturahmi. Kedua, saya memohon bantuan kepada para tokoh tersebut untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan mendukung program-program pemerintah,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Danrem juga menekankan posisi penting Kabupaten Keerom yang berbatasan langsung dengan negara Papua Nugini (PNG). Menurutnya, Keerom adalah etalase bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat mendukung program pembangunan yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk memajukan wilayah Negeri Tapal Batas.

“Walaupun kita berbatasan dengan PNG, pembangunan harus tetap didukung melalui program pemerintah yang sudah disalurkan ke Pemerintah Kabupaten Keerom,” ujarnya.

“Ada program cetak sawah rakyat, program pengairan dari Kementerian PUPR, dan beberapa program lainnya yang tentu bisa membawa Keerom berubah menjadi lebih baik,” sambungnya.

Danrem juga menyoroti beberapa isu keamanan yang masih menjadi tantangan di wilayah Keerom. Isu-isu tersebut meliputi sengketa hak ulayat, peredaran minuman keras dan narkoba jenis ganja, serta maraknya provokasi dan berita bohong (hoaks) di media sosial.

Sebagai solusinya, Danrem mendorong agar setiap permasalahan diselesaikan lewat jalur musyawarah. Pendekatan ini dinilai paling efektif jika dibarengi dengan komunikasi yang transparan antara aparat keamanan dan para pemuka masyarakat.

Ia menekankan bahwa kunci dari penyelesaian masalah adalah komunikasi yang baik, pencegahan dini, dan penerimaan informasi yang akurat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

9 hours ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

10 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

11 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

12 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

13 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

14 hours ago