

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Tolikara,dari Fraksi PDIP Y. Esman Kogoya, S.Kom menyerahkan bantuan kepada masyarakat Distrik Wakuwo, Jumat (18/7) (foto:diskominfo tolikara)
TOLIKARA– Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Tolikara,dari Fraksi PDIP Y. Esman Kogoya, S.Kom, melakukan kegiatan reses dan kunjungan kerja (kunker) di Distrik Wakuwo, Jumat (18/7).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota DPRK untuk mendengar dan menampung suara masyarakat di daerah pemilihannya. Dalam pertemuan tersebut, Y.Eesman Kogoya,S.Kom berdialog dengan warga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan aparat kampung yang hadir.
“Saya datang ke Wakuwo untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat. Reses ini penting agar program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga di lapangan,” ujar esman Kogoya dalam sambutannya.
Tidak hanya menyerap aspirasi, salah satu Politisi muda Esman Kogoya juga menyerahkan bantuan bahan makanan (bama) serta alat kerja pertanian dan perkebunan seperti linggis 50 buah, sekop 50 buah, dan parang 50 buah, dan alat kerja lainnya yang diserahkan langsung kepada warga penerima di Distrik Wakuwo. Esman kogoya berharap bantuan ini dapat membantu aktivitas berkebun dan bercocok tanam masyarakat setempat.
Page: 1 2
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…