

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakilnya, Rustan Saru saat tinjau pasar Youtefa beberapa waktu lalu. Dari kedatangan Wapres Gibran, wali kota berharap ada dukungan pembangunan. (foto takim)
JAYAPURA – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Papua, khususnya di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Berdasarkan rundown kunjungan, ada 11 titik yang akan menjadi tujuan orang nomor dua di Republik Indonesia tersebut selama berada di Bumi Cenderawasih.
Salah satu lokasi yang akan dikunjungi Wapres adalah Pasar Youtefa, pasar sentral terbesar di Provinsi Papua yang terletak di Kota Jayapura. Kunjungan ini dinilai sangat strategis, sebab Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo tengah merencanakan pembangunan ulang Pasar Youtefa menjadi pasar modern bertingkat.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa kunjungan Wapres Gibran ke Pasar Youtefa diharapkan menjadi momentum penting untuk memperjuangkan dukungan pembangunan pasar tersebut.
“Sejak saya bersama Wakil Wali Kota Rustan Saru terpilih, salah satu program prioritas kami adalah membangun Pasar Youtefa agar lebih modern. Konsep yang kami tawarkan adalah pasar bertingkat dengan fasilitas yang lebih layak, nyaman, dan tertata,” ujar Abisai saat ditemui di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (16/9).
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…