Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini atas nama seluruh Manajemen Bank Papua menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Ikhlaser Bank Papua yang telah melakukan perbaikan secara terus menerus di segala bidang, yang bersedia dan mau meningkatkan kemampuan dirinya, menjalin komunikasi dan kerjasama dengan semua Pemerintah Daerah serta beberapa prestasi lainnya di Tahun 2024.
“Tidak lupa saya ucapkan terima kasih dan apresiasi juga kepada keluarga di rumah (orang tua, suami, istri, dan anak-anak) yang telah memberikan dukungan kepada saudara sekalian untuk berkontribusi dengan baik di Bank Papua,”imbuhnya.
Ditambahkan, pesatnya perkembangan teknologi dibidang keuangan dan perbankan termasuk di Papua serta hadirnya provinsi baru yang berbatasan langsung dengan negara lain yaitu Papua New Guinea, menciptakan peluang untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah pemekaran termasuk peningkatan aktivitas usaha ekspor dan import.
Untuk itu, Sebagai salah satu mitra Kerja Pemerintah Daerah, Bank Papua juga dituntut untuk semakin professional dalam menjalankan bisnisnya dan turut ambil bagian dalam pembangunan antara lain dengan terus meningkatkan layanan, menciptakan produk dan jasa yang inovatif serta turut aktif dalam meningkatkan literasi keuangan nasabah dan masyarakat di Tanah Papua agar roda ekonomi dapat berkembang dengan baik.
Guna menjawab peluang sekaligus tantangan diusia yang ke-59 tahun, Bank Papua pada tanggal 13 Januari 2025 telah meLaunching Layanan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) atau Money Changer yang dapat menjadi mitra terpercaya dalam mendukung transaksi valuta asing yang aman, mudah, dan andal.
“Mari kita berusaha lebih giat lagi dengan pola pikir (mindset) dan perilaku kerja yang baru untuk mencapai semua target bisnis Bank Papua dengan cemerlang di tahun 2025 yang penuh tantangan ini,”jelasnya.
Masih sama soal aset, Fraksi Nasdem DPR Papua kembali menyoroti hal tersebut. Banyak aset bergerak…
Bagi sebagian masyarakat Jawa, Suro bukan sekadar penanda pergantian kalender. Bulan ini, dipercaya menjadi waktu…
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga 2026 Indonesia baru memiliki 1.639 dokter spesialis jantung dan…
Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil bukan semata-mata untuk…
Abisai menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas kelebihan salur dana kampung yang bersumber…
Ketua Kafilah MTQ Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan proses pembinaan peserta dilakukan secara berjenjang…