Categories: PARIWARA

Dana Desa Harus Dikelola Transparan dan Tepat Sasaran untuk Kesejahteraan

TOLIKARA – Pemerintah Kabupaten Tolikara terus menunjukkan komitmennya untuk memperkuat tata kelola Dana Desa agar benar-benar menyentuh masyarakat di akar rumput.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos. dalam Rapat Terbuka Pemerintahan Desa yang digelar di Lapangan Merah Putih Karubaga, Rabu (8/10/2025).

Rapat terbuka yang dihadiri oleh Wakil Bupati Yotam Wonda, S.H., M.Si., Forkopimda, para pimpinan OPD, Kepala Distrik, Kepala Kampung, serta para pendamping desa ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali tanggung jawab dan komitmen bersama dalam penyaluran Dana Desa yang transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat kampung.

Dalam arahannya, Bupati Willem Wandik menjelaskan alasan kegiatan ini digelar di ruang terbuka agar seluruh elemen masyarakat dapat ikut mendengar langsung pesan dan arahan pemerintah daerah.

“Kami mengundang semua pihak untuk hadir di Lapangan Merah Putih ini karena ingin menyampaikan imbauan khusus kepada Kepala Kampung, Kepala Distrik, dan para Pendamping. Ketiga pihak ini memiliki peranan sangat penting dalam proses penyaluran Dana Desa agar tidak salah arah dan tetap berpihak kepada rakyat,” ujar Bupati Willem Wandik.

Bupati menyoroti praktik yang sering terjadi di lapangan, di mana sejumlah kepala kampung kerap melakukan pinjaman kepada pemodal perorangan dengan bunga tinggi. Hal ini dinilai sangat merugikan dan dapat menghambat pembangunan ekonomi masyarakat kampung.

“Kami melihat ada kepala kampung yang meminjam uang dari pemodal lokal dengan bunga yang terlalu tinggi tanpa memperhitungkan kondisi inflasi daerah. Akibatnya, masyarakat terbebani karena harus menutup pinjaman dengan jumlah yang sama besar dengan nilai pinjaman awal. Ini tidak sehat bagi ekonomi kampung,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Wandik mengingatkan bahwa Dana Desa tidak boleh dijadikan jaminan atau garansi atas permasalahan pribadi. Dana tersebut harus sepenuhnya dimanfaatkan untuk kegiatan produktif di kampung masing-masing.

“Dana Desa itu harus sampai ke masyarakat. Kepala kampung dan kepala distrik bersama pendamping wajib mendorong warga membuka usaha produktif seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Pemerintah akan membantu menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang mampu mengembangkan usahanya. Dengan begitu, uang beredar di kampung, ekonomi tumbuh, dan kesejahteraan keluarga meningkat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Wandik juga menegaskan pentingnya kedisiplinan dan perubahan gaya hidup di kalangan aparatur kampung dan masyarakat.

“Kepala kampung dan kepala distrik harus selalu berada di tempat tugas. Jangan sering bepergian ke kota tanpa alasan jelas. Perhatikan masyarakat, bantu mereka yang kesulitan — entah anak yang butuh biaya sekolah, warga yang sakit, atau keperluan mendesak lainnya,” imbau Bupati.

Ia juga menyerukan agar kebiasaan negatif seperti makan pinang, merokok, dan mengonsumsi alkohol mulai dikurangi bahkan dihentikan demi menjaga kesehatan dan umur panjang.

Bupati menambahkan bahwa penyaluran Dana Desa tahap pertama akan mulai dilaksanakan pada Rabu (8/10) atau Kamis (9/10/2025), sehingga semua aparat kampung diminta menyiapkan administrasi dan pelaporan dengan baik.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

5 hours ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

5 hours ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

6 hours ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

6 hours ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

7 hours ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

7 hours ago