Sebagai wujud keberlanjutan program ekonomi kampung, Bupati Wilem Wandik juga menyampaikan bahwa koperasi “Merah Putih” telah dibentuk di seluruh kampung di Kabupaten Tolikara. Melalui koperasi ini, pemerintah daerah berharap dana desa dapat dikelola secara kolektif untuk membuka lapangan kerja, menggerakkan sektor usaha rakyat, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di kampung.
Sementara itu, Ketua DPRK Tolikara Meinus Y. Wenda, S.IP. menegaskan bahwa lembaganya akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat terhadap penyaluran Dana Desa agar tidak terjadi penyimpangan.
“Dana Desa ini adalah milik masyarakat, bukan milik pribadi kepala kampung atau aparat. Kami akan mengawasi secara serius agar tidak ada uang desa yang dibawa lari ke kota. Semua harus dikelola di kampung demi pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Meinus Wenda juga sejalan dengan pesan Bupati Wandik agar pemerintah kampung mendorong masyarakat membuka usaha produktif di berbagai sektor seperti peternakan, perikanan, perkebunan, dan pertanian.
“Kalau masyarakat diberi kesempatan mengelola usahanya, maka uang akan berputar di kampung itu sendiri. Inilah kunci pembangunan ekonomi rakyat yang sesungguhnya,” pungkasnya. (diskomdigi)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ada satu pekerjaan besar yang kini menanti di meja Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua,…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…
Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…