

Penjabat Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH, M.AP secara resmi melepas tim kontingen Pekan Nasional (Penas) ke XVI yang akan berangkat ke Sumatera Barat yaitu di Kota Padang untuk mengikuti Kontak Tani dan Nelayan Se- Indonesia, di Karubaga, Senin, (5/6).
KARUBAGA– Penjabat Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH, M.AP secara resmi melepas tim kontingen Pekan Nasional (Penas) ke XVI yang akan berangkat ke Sumatera Barat yaitu di Kota Padang untuk mengikuti Kontak Tani dan Nelayan Se- Indonesia, di Karubaga, Senin, (5/6).
Untuk Papua diwakili oleh empat kabupaten, salah satunya adalah Kabupaten Tolikara. Penjabat Bupati Marthen Kogoya menjelaskan, peserta dari Kabupaten Tolikara berjumlah 42 orang, terdiri dari para pejabat pemerintahan mulai dari bupati, asisten, staf ahli dan kepala dinas serta kepala bidang, para petani kopi, perikanan, peternakan dan lainnya.
“Kontingen ini akan membawa beberapa produk unggulan Tolikara, salah satunya Kopi Toli, Buah Merah, untuk dipamerkan dalam stand Tolikara di Padang Sumatera Barat,”ujarnya.
Dikatakan, harapan Pemerintah Kabupaten Tolikara bahwa iven seperti ini merupakan momentum yang baik untuk bagaimana petani bisa memperoleh pengetahuan atau pengalaman baru, dengan berbagai produk – produk unggulan yang ditampilkan dari berbagai daerah di sana. Sehingga saat para petani ini pulang dari iven tersebut bisa menerapkan pengalaman atau pengetahuan yang diperolehnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas PLT Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tolikara Boas Yikwa, SE menjelaskan, Penas ke XVI ini akan berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal10 sampai 15 Juni 2023. Sebelum pembukaan kegiatan itu semua kontingan dari berbagai daerah sudah lebih awal berada di sana untuk menyiapkan stand masing–masing.
“Produk unggulan Tolikara yang akan dibawa ke kota Padang untuk dipromosikan diantaranya Kopi Toli dalam kemasan dan biji, Slae Nenas bahan baku dan dalam bentuk kemasan, Buah Merah dan Ubi Jalar, Keladi Unggu,”pungkasnya. (Diskominfo Tolikara)*
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…