

M. Ridwan Rumasukun ketika berbincang dengan OPD yang ada di lingkungan Pemprov Papua, Senin (29/8) (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Gubernur Papua Lukas Enembe meminta para honorer K2 dan tenaga kontrak di wilayah setempat yang lolos administrasi untuk menyiapkan diri mengikuti ujian CAT dengan baik, sebagai tahapan utama dalam proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Adapun ujian dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) bagi para CPNS ini akan berlangsung pada Selasa (30/8) hingga Sabtu (3/9) di Kantor Regional IX BKN Jayapura.
Sekretaris Daerah Provinsi Papua M Ridwan Rumasukun mengingatkan para peserta untuk tetap percaya diri bisa mengikuti ujian CAT. Karena itu, ia meminta bagi yang belum mahir komputer harus berlatih terus.
“Tunjukkan bahwa kita di Papua juga bisa. Bahkan, saya berharap setelah jadi ASN nanti, kalian bisa melanjutkan pendidikan ke depan untuk karir kalian,” Kata Sekda dalam arahannya sebagaimana membacakan sambutan Gubernur Lukas Enembe kepada para honorer K2 dan tenaga kontrak Provinsi Papua di GOR Cenderawasih Jayapura, Senin (29/8)
Sekda juga juga menegaskan bahwa untuk tahap atau gelombang pertama, terdapat 2707 peserta atau 86 persen kuota honorer K2 dan tenaga kontrak Provinsi Papua yang lolos verifikasi administrasi dari kuota yang tersedia yakni 2950 peserta.
“Jadi masih ada tahap kedua untuk sisa yang 14 persen. Nanti akan dilakukan verifikasi ikut test berikutnya,”Pungkasnya. (fia/gin)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…