Categories: PAPUA TENGAH

Jumlah Kartu Nelayan dan Asuransi Nelayan Selisih Jauh

Drs. FX Mote., M.Si.,( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua, Drs. FX Mote., M.Si., menyebutkan bahwa berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Papua, jumlah nelayan yang sudah memiliki kartu nelayan sebanyak 10.993 nelayan. Sementara, yang sudah mengurus asuransi dari kartu nelayan baru 1.928 nelayan.

“Terjadi angka yang jauh antara mereka yang sudah mengurus kartu nelayan dan yang sudah mengurus kartu asuransi. Persyaratan untuk urus kartu asuransi nelayan itu harus dulu mengurus kartu nelayan. Kalau sudah punya kartu nelayan, maka bisa urus kartu asuransi, baik asuransi jiwa maupun asuransi umum,” ujar Drs. FX Mote., M.Si., kepada Cenderawasih Pos, Rabu (27/2) kemarin.

 Pihaknya berharap, bupati/wali kota dapat membantu DKP Provinsi Papua memberikan sosialisasi lagi, terutama bagi masyarakat nelayan di daerahnya masing-masing.

 “Banyak kabupaten/kota yang sudah buat kartu nelayan, tapi belum membuat asuransi bagi nelayan tersebut. Kalau mereka sudah membuat kartu asuransi, diharapkan mereka membayar biaya premi yagn telah ditentukan, supaya nelayan ini bisa mendapat hak-haknya” tambahnya.

Sebab, memiliki kartu nelayan bermanfaat untuk akses terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), sarana-prasaranan perikanan, disekolahkannya anak-anak nelayan secara gratis, mengurus sertifikat tanah secara gratis, serta tidak ketinggalan dapat kemudahaan juga urus kartu asuransi.

“Kalau urus asuransi, dipastikan biaya premi tiap bulan, yakni Rp 175 ribu, dibayarkan. Kalau sudah membayar, bagi nelayan yang melaut dan meninggal di laut akan mendapat asuransi jiwa mencapai Rp 200 juta. Sementara yang sakit di laut namun meninggal di rumah sakit, asuransinya mencapai Rp 160 juta. Sementara yang cacat permanen akibat melaut, mendapat santutan sebesar Rp 70 Juta. Serta, bagi nelayan yang sakit akan mendapat biaya hingga Rp 20 juta,” pungkasnya. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

24 minutes ago

Prabowo Sebut Dapur MBG Polri Diakui Lembaga Dunia

Presiden Prabowo Subianto kembali memuji dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…

1 hour ago

Semarak Piala Dunia, BMP-RI Gelar Aksi Sosial dan Budaya Wujud Nyata Kepedulian

Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos di lokasi acara tersebut, melaksanakan sejumlah agenda utama diantaranya;…

2 hours ago

Sepak Terjang Hakim Andi Saputra, Eks Jurnalis yang Berani Dissenting Opinion Vonis Nadiem Makarim

Namun, putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta…

3 hours ago

Ubah Kesan Angker Jadi Penawar Rindu Masa Keemasan

INI memang suasana yang benar-benar khas. Seperti Kembali kemesin waktu. Mereka duduk rapi menonton sebuah…

4 hours ago

Ternyata Influencer Daerah Jadi Sasaran Utama Spam Judi Online

Operasi penyebaran spam promosi judi online terus mengalami perubahan strategi. Jika sebelumnya lebih banyak menyasar…

5 hours ago