Categories: PAPUA TENGAH

Komisi Informasi Tahun 2022 akan Lakukan Monitoring Keterbukaan Informasi

JAYAPURA – Komisi Informasi Provinsi Papua, akui tahun 2022 akan lakukan monitoring Informasi kembali. Ketua Komisi Informasi Provinsi Papua, Wilhelmus Pigai mengatakan berkaca dari tahun lalu, dimana sesuai dengan hasil monitoring keterbukaan informasi masih sangat kurang.

“Kami setiap tahun akan melakukan evaluasi dan monitoring untuk melihat keterbukaan publik di lingkungan pemerintahan,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (18/2) kemarin.

Diakuinya, hampir semua lembaga publik tidak informatif, tidak memahami UU 14 tentang keterbukaan informasi publik atau paham tetapi tidak menerapkan dalam lingkup kerja mereka.

“Kami harapkan di Tahun 2022 ini, dengan evaluasi ditahun 2021 lalu, pada lembaga publik di Provinsi Papua sudah mulai memperbaiki sistem pengelolaan informasinya,” pungkasnya. (ana/gin)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

11 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

12 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

13 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

14 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

15 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

16 hours ago