Categories: PAPUA TENGAH

Masyarakat Manfaatkan Layanan Pocadi

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Papua mengimbau agar masyarakat memanfaatkan layanan Pojok Baca Digital (POCADI).

Imbauan tersebut tidak terlepas dari minat baca warga menggunakan layanan POCADI yang masih kurang.

Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua Ahmad Jalali menyampaikan, kurang minatnya daya baca warga menggunakan layanan POCADI lantaran masih kurangnya edukasi dan sosialisai.

“Kunjungan di Perpustakaan sendiri mulai banyak yang berdatangan pasca dilakukan penutupan beberapa bulan lalu akibat dari Pandemi Covid-19. Saya lihat dibuku kunjungan kita sangat tinggi sejak awal Januari kemarin,” terangnya.

Dia menjelaskan untuk tempat baca sendiri sudah dilakukan pembenahan dengan menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu pengunjung bisa merasa nyaman saat berkunjung ke Perpustakaan.

“Kami juga melakukan pemetaan buku – buku yang ingin dibaca masyarakat. Selain masyarakat datang langsung ke tempat, kami juga menyediakan Perpustakaan Keliling yang kini masih beroperasi,” pungkasnya. (fia/gin)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 hour ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

2 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

3 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

4 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

5 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

6 hours ago