

Migor di salah satu toko di Entrop sudah mulai tidak lengkap karena kurangnya stok beberapa merk dari distributor, Selasa (22/2). ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua, melalui Dinas Perindag Provinsi Papua mengakui stok minyak Goreng di Papua aman sampai dengan momen bulan suci Ramadhan.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop, UKM dan Naker Provinsi Papua, Herman Bleskadit menjelaskan, ketersediaan minyak goreng subsidi masih cukup tersedia, sampai dengan posiai Bulan Ramadhan.
“Dari informasi yang saya terima, minyak goreng premium subsidi dari Pemetintahan sudah dalam perjalanan ke Papua, dan dijadwalkan akan tiba pada akhir pekan ini,”katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/3) kemarin.
Diakuinya, pastinya sebelum memasuki bulan suci Ramadhan stok minyak goreng sudah sampai ke Papua sekitar tanggal 17 dan 18 Maret 2022.
“Masuk lagi minyak goreng subsidi dari pemerintah, kami pun ikut membantu pihak distributor, komunikasi dengan pihak pabrik, untuk memastikan ketersediaan stok minyak goreng di Papua dalam keadaan aman,” terangnya.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe menjelaskan terkait dengan ketersediaan minyak goreng, diharapkan agar masyarakat tetap tenang.
“Kuncinya hannya masyarakat tetap tenang dan tidak egois, stok di Papua sejauh ini aman, sayadanjajaranakan berupaya sekuatmungkin agar tidak terjdi kelangkaan,” tambahnya. (ana/gin)
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…