Categories: PAPUA TENGAH

Arkhan Kaka, Sang Pencetak Sejarah Indonesia di Pentas Piala Dunia U-17

Arkhan Kaka Putra Purwanto atau yang lebih dikenal sebagai Arkhan Kaka, layak dilabeli pahlawan di Timnas U-17 Indonesia yang tengah berlaga di Piala Dunia U-17 2023. Bagaimana tidak, berkat golnya, Indonesia belum terkalahkan dalam dua laga di Grup A.

Saat menghadapi Ekuador pada laga pertama, Jumat (10/11), Arkhan Kaka sempat membawa Indonesia unggul terlebih dahulu. Pada akhirnya, Indonesia harus puas bermain imbang 1-1. Kemudian, pada laga kedua melawan Panama, Senin (13/11), gol Arkhan Kaka pada menit 54 mampu membawa Indonesia menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal di babak pertama. Laga melawan Panama juga berakhir imbang dengan skor 1-1.

Kini, dua sejarah telah diukir oleh Arkhan Kaka. Pertama, dia menjadi pemain pertama Indonesia yang mampu mencetak gol di pentas Piala Dunia U-17. Kedua, Arkhan Kaka menjadi pemain pertama Indonesia yang mampu mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun di pentas Piala Dunia U-17.

Arkhan Kaka lahir di Blitar pada 2 September 2007. Dia merupakan anak dari mantan pesepak bola Purwanto Suwondo. Perlu diketahui, Purwanto Suwondo sempat membela sejumlah klub ternama di Indonesia di antaranya Arema FC dan Persebaya Surabaya.

Arkhan Kaka mulai belajar sepak bola dengan bergabung di SSB Tunas Muda Blitar. Kemudian dia bergabung dengan Akademi Bhayangkara dan Persis Solo. Sejak 2023, Arkhan Kaka resmi menjadi pesepak bola profesional dengan memperkuat Persis hingga sekarang.

Penampilan menawan Arkhan Kaka di Piala Dunia U-17 2023 tak lepas suntikan semangat keluarganya, terutama sang ayah. Purwanto Suwondo selalu memberikan suntikan semangat agar Arkhan Kaka mampu meningkatkan performa pada pertandingan selanjutnya.

Usai melawan Ekuador pada laga pertama, Purwanto Suwondo mengaku sangat terharu sekaligus bangga dengan capaian tim Garuda Muda yang mampu menahan imbang 1-1. Apalagi anaknya berhasil mencetak gol. “Terharu, bangga campur aduk menjadi satu. Kebahagiaan bahwa anak saya bisa membuat hal yang terbaik untuk proses menaikkan kualitas dia dan diberi rezeki untuk membuat gol, walaupun draw,” kata Purwanto di Blitar, Senin (13/11).

Purwanto juga menyampaikan kepada anaknya, bahwa Piala Dunia adalah ajang untuk menaikkan level kualitas dengan tim. Basic awal yang dirinya sampaikan ke anaknya Kaka adalah bahwa dia harus meningkatkan level etos kerja dan mentalitas di dalam bertanding.

“Basic awal yang saya terapkan ke Kaka bahwa dia harus meningkatkan level etos kerja dan mentalitas di dalam bertanding. Untuk masalah main bagus atau tidaknya nomor 100. Yang penting di awal etos kerja dan mentalitas pertandingan kuat. Itu akan baik untuk dia dan tim,” ungkap Purwanto.

Purwanto mengatakan anaknya memang sejak dini sudah suka sepak bola dan pernah bergabung dengan beberapa sekolah sepak bola termasuk SSB Tunas Muda Blitar yang berada di Kelurahan Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Arkhan Kaka sudah mulai berlatih sejak usia tiga tahun hingga 11 tahun di SSB tersebut dan ayahnya sendiri yang melatihnya. Kini Arkhan Kaka bergabung dengan Persis Solo dan menjadi penyerang termuda di klub tersebut.

“Kelebihan dia kerja keras dan etos kerja militan. Itu yang membuat dia seperti ini. Karena di anak usia dini, militan itu harus dimiliki. Jadi, kerja keras itu diutamakan untuk menaikkan level kualitas skill dia. Kerja keras, tidak mau kalah,” pungkas Purwanto. (*)

Sumber: Jawapos

Juna Cepos

Recent Posts

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

44 seconds ago

Giliran Co-Pilot dari Pesawat Australia Dilimpahkan ke Jaksa

Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu  meminta agar penanganan…

1 hour ago

Aparat Gabungan Sita 114 Liter Miras Sopi di Pelabuhan Pomako

Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…

2 hours ago

Kejari Jayawijaya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Jalan Lingkar Kantor Bupati Jayawijaya

Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…

3 hours ago

Jangan Ada Pungutan ke Siswa Baru Bagi Sekolah Inpres dan Negeri

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…

4 hours ago

Jaksa Kantongi Identitas Calon Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Rumah Layak Huni

Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…

5 hours ago