

Protasius Lobya ( foto: Yohana)
JAYAPURA – Kepala Dinas Pendidikan Papua, Protasius Lobya menyebut, program afirmasi yang didukung penuh Gubernur Papua Lukas Enembe dan Wakilnya Almarhum Klemen Tinal selama dua periode memimpin bumi cendrawasih, berhasil mendorong anak-anak asli Papua berkuliah di luar Papua.
“Program afirmasi di bidang pendidikan menjadi salah satu yang disorot pada era Lukas Enembe – Klemen Tinal (Lukmen) selama dua periode memimpin,” kata Protasius.
Lobya menyebut, program afirmasi kini memastikan anak-anak asli Papua mendapatkan kemudahan untuk menimba ilmu di Perguruan Tinggu negeri bergengsi di luar Papua, seperti Universitas Indonesia atau Universitas Gadjah Mada. Dimana program afirmasi nasional didukung penuh oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Papua.
“Program ini memang perintah Gubernur kepada OPD terkait untuk mendorong adanya keberpihakan dan kesempatan bagi anak Papua mengejar ketertinggalan dari daerah lain di bidang pendidikan khususnya,” tuturnya.
Disampaikan, hasilnya angka buta aksara yang tinggi di beberapa daerah mulai turun setelah dilakukan intevensi. Padahal kewenangan ini ada di Pemkab dan pemkot, tapi hal tersebut dapat diatasi bila pemerintah kabupaten mau memberi perhatian lebih pada jenjang pendidikan dasar.
“Dengan berjalannya program kemitraan, angka buta huruf di Papua dapat diturunkan karena sudah ada beberapa kabupaten yang menjadi percontohan,”Pungkasnya.(fia/gin)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…