Categories: PAPUA TENGAH

URI Tawarkan Pengembangan SDM Bidang Farmasi

Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., saat ngobrol bareng perwakilan URI dalam menindaklanjuti kerja sama di bidang pendidikan antar keduanya, di Gedung Negara, Kamis (10/10) malam lalu. ( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Pemerintah Provinsi Papua semakin serius dalam kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bersama The University of Rhode Island (URI) S. Hal ini terlihat dalam pertemuan yang dilakukan di Gedung Negara, Kamis (10/10) malam, guna menindaklanjuti kerja sama antar keduanya.

  Sejumlah rekomendasi ditawarkan URI kepada Pemerintah Provinsi Papua dalam kerja sama keduanya, yakni pengembangan SDM farmasi di Papua dengan mengirimkan mahasiswa strata I dan II untuk studi di URI.

 Vice Provost for Global Initiatives (Wakil Rektor) URI, Gifty Ako-Adounvo, Ph.D., mengakui pentingnya kerja sama yang dibangun dengan pemerintah Provinsi Papua. Menurutnya, Pemprov memiliki prioritas, yang mana termasuk di antaranya pengembangan SDM farmasi, sehingga URI hadir memberikan asistensi.

 “Kerja sama dengan pemerintah Papua di bidang pendidikan sangatlah bermanfaat bagi pengembangan SDM Papua. Selain bagi mahasiswa, kami pun memberikan pelatihan bagi karwayan di berbagai bidang sebagaimana direncakan pemerintah. Kami membantu pemerintah dalam mengimplementasikan visinya, sehingga dengan kerja sama ini kita harus saling menghargai, serta pula kolaboratif guna mencapai target yang diharapkan,” terang  Gifty Ako-Adounvo, Ph.D., kepada Cenderawasih Pos, Kamis (10/10) malam kemarin.

 Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., melihat bidang farmasi URI cocok bagi anak-anak Papua untuk belajar, baik sebagai peneliti maupun ahli obat-obatan. “Kami sudah MoU dengan URI, sehingga kalau anak-anak punya kemampuan Bahasa Inggris yang baik dan masuk ke URI, dapat bermanfaat bagi Papua,”ungkapnya.

“Dengan kata lain, mahasiswa yang kami kirim untuk belajar di bidang farmasi URI, ilmunya dapat berguna bagi Papua yang memiliki banyak tumbuhan obat-obatan. Dengan ilmu yang didapatkan, diharapkan mampu melakukan pengembangan terhadap tumbuhan obat-obatan di Papua yang kemudian dapat dipatenkan dengan manfaat yang tidak hanya bagi Papua dan Indonesia, melainkan bagi dunia,” tambahnya. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Nama Asing Dianggap Keren Padahal Identitas Lokal Bisa Jadi Alat Tangkis

Pelan namun pasti pembangunan di Jayapura terus melaku dan kian pesat. Hanya saja di tengah…

15 minutes ago

BTM : Kita Tetap Dukung Owen

Ketua umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan manajemen menghormati keputusan Owen Rahadiyan yang melepas…

2 hours ago

Persipura Punya Pelatih Baru

Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…

2 days ago

Ada yang Salah Dalam Penetapan Tersangka Jampidsus

Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…

2 days ago

Putra Misionaris Korban Pembunuhan Minta Hentikan Kekerasan

Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…

2 days ago

Ada Batu Bogor yang Harus Bunyikan Klakson

Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…

2 days ago