Categories: PAPUA TENGAH

Berharap Kerja Sama Pemprov dan Malaysia Terjalin

JAYAPURA –  Plt. Asisten III Setda Papua, Derek Hegemur mengharapkan kerjasama antara Dubes Malaysia untuk Indonesia dengan Provinsi Papua bisa terwujud. Baik dalam hal pendidikan, perikanan maupun perkebunan.

Penyampaian Derek tersebut usai Pertemuan antara Plt Dubes Malaysia untuk Indonesia, Adlan Mohd Shaffieq bersama Plt. Asisten IIaI Setda Papua, Derek Hegemur dan OPD terkait di Jayapura, Senin (10/10).

“Kita mengharapkan Pemerintah Malaysia juga bisa masuk di perikanan atau pendidikan dan hal lain yang sekiranya ada potensi untuk digarap di Papua,” kata Derek.

Kata Derek, Pemerintah Provinsi Papua ingin membangun kerjasama dengan Pemerintah Malaysia sehingga dapat mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun sektor industri di Papua.

“Papua punya kopi, kakao dan kayu sehingga ini bisa dikembangkan. Kerjasama ini akan menguntungkan kedua belah pihak, tapi disamping itu untuk memperat tali silaturahmi antara Papua dan Malaysia,” pungkasnya. (fia/gin)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

13 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

14 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

15 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

16 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

17 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

18 hours ago