

Sejumlah baliho yang dirusak di sekitaran batas kota Jayapura di Waena, Rabu (6/11). (FOTO: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Puluhan alat peraga kampanye (APK) berupa baliho dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua nomor urut 1 dan 2 dan juga beberapa APK Pasangan calon walikota dan wakil walikota Jayapura dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
“Tadi saya lihat ada orang yang pakai motor, parkirnya di sana terus dia garis-garis pakai obeng,” kata Atul, seorang remaja yang juga saksi mata, ketika menyampaikan kepada Cendrawasih Pos di Batas Kota, Rabu (6/11).
Menurutnya, oknum pelaku itu hanya satu orang. Pelaku datang menggunakan sepeda motor, namun motornya diparkirkan di pinggir jalan dan kemudian dia mulai melakukan aksinya dengan melakukan pengerusakan sejumlah baliho pasangan calon gubernur Papua dan calon walikota Jayapura.
“Dia mabuk, mungkin dong habis pesta di bawah sana. Saya lihat dia parkir motor di pinggir situ, baru cabut obeng terus kasih rusak semua itu baliho,” ujarnya polos.
Aksi penyerupakan terhadap alat peraga kampanye ini bukan barang pertama kali terjadi tetapi itu sudah terjadi berulang kali terhadap beberapa baliho pasangancalon. Hanya saja sampai saat ini pihak Bawaslu belum terlihat mengambil tindakan terkait aksi-aksi seperti itu.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…