

JAYAPURA- Serius menindaklanjuti instruksi Presiden untuk merelokasi masyarakat Kabupaten Jayapura yang terkena dampak bencana banjir bandang, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., melakukan peninjauan wilayah potensial yang dapat dijadikan tempat relokasi masyarakat. Peninjauan dilakukan melalui udara dengan menggunakan helikopter, Kamis (4/4) kemarin.
“Tugas saya merelokasi masyarakat di Kabupaten Jayapura. Dengan koordinat yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, kami melihat semua wilayah, termasuk wilayah yang terdampak bencana,” ujar Lukas Enembe, SIP., MH., menjawab Cenderawasih Pos, Jumat (5/4) kemarin.
Pada dasarnya, kata Enembe, masyarakat di kaki Gunung Cycloops harus tuntas direlokasi. Sebab, Presiden meminta dirinya untuk mendapatkan tempat relokasi yang representatif dalam 3 bulan ini.
“Itulah sebabnya tidak boleh lagi ada yang tinggal di wilayah Cycloops. Saya usahakan, kalau pembebasan tanah kita lakukan di bulan ini atau di bulan depan, maka selanjutnya sudah bisa relokasi masyarakat,” katanya lagi.
Sementara ini, tambah Enembe, Pemprov Papua bersama seluruh pemangku kepentingan lainnya tengah melakukan perencanaan penanggulangan, termasuk membangun rumah masyarakat, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah sakit. (gr/ary)
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…