

JAYAPURA- Serius menindaklanjuti instruksi Presiden untuk merelokasi masyarakat Kabupaten Jayapura yang terkena dampak bencana banjir bandang, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., melakukan peninjauan wilayah potensial yang dapat dijadikan tempat relokasi masyarakat. Peninjauan dilakukan melalui udara dengan menggunakan helikopter, Kamis (4/4) kemarin.
“Tugas saya merelokasi masyarakat di Kabupaten Jayapura. Dengan koordinat yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, kami melihat semua wilayah, termasuk wilayah yang terdampak bencana,” ujar Lukas Enembe, SIP., MH., menjawab Cenderawasih Pos, Jumat (5/4) kemarin.
Pada dasarnya, kata Enembe, masyarakat di kaki Gunung Cycloops harus tuntas direlokasi. Sebab, Presiden meminta dirinya untuk mendapatkan tempat relokasi yang representatif dalam 3 bulan ini.
“Itulah sebabnya tidak boleh lagi ada yang tinggal di wilayah Cycloops. Saya usahakan, kalau pembebasan tanah kita lakukan di bulan ini atau di bulan depan, maka selanjutnya sudah bisa relokasi masyarakat,” katanya lagi.
Sementara ini, tambah Enembe, Pemprov Papua bersama seluruh pemangku kepentingan lainnya tengah melakukan perencanaan penanggulangan, termasuk membangun rumah masyarakat, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah sakit. (gr/ary)
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…