

JAYAPURA- Serius menindaklanjuti instruksi Presiden untuk merelokasi masyarakat Kabupaten Jayapura yang terkena dampak bencana banjir bandang, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., melakukan peninjauan wilayah potensial yang dapat dijadikan tempat relokasi masyarakat. Peninjauan dilakukan melalui udara dengan menggunakan helikopter, Kamis (4/4) kemarin.
“Tugas saya merelokasi masyarakat di Kabupaten Jayapura. Dengan koordinat yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, kami melihat semua wilayah, termasuk wilayah yang terdampak bencana,” ujar Lukas Enembe, SIP., MH., menjawab Cenderawasih Pos, Jumat (5/4) kemarin.
Pada dasarnya, kata Enembe, masyarakat di kaki Gunung Cycloops harus tuntas direlokasi. Sebab, Presiden meminta dirinya untuk mendapatkan tempat relokasi yang representatif dalam 3 bulan ini.
“Itulah sebabnya tidak boleh lagi ada yang tinggal di wilayah Cycloops. Saya usahakan, kalau pembebasan tanah kita lakukan di bulan ini atau di bulan depan, maka selanjutnya sudah bisa relokasi masyarakat,” katanya lagi.
Sementara ini, tambah Enembe, Pemprov Papua bersama seluruh pemangku kepentingan lainnya tengah melakukan perencanaan penanggulangan, termasuk membangun rumah masyarakat, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah sakit. (gr/ary)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…