Categories: PAPUA TENGAH

Dukung Walkot Jayapura Terapkan Pembatasan Aktivitas

Silwanus Sumule

JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., menilai bahwa Wali Kota Jayapura tentu sudah memiliki indikator yang dijadikan acuan, sebelum mengambil kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat dan perekonomian hingga pukul 21.00 WIT.

“Wali Kota Jayapura pasti sudah punya indikator, sudah punya petunjuk berdasarkan data yang ada untuk mengambil langkah-langkah yang tepat,” jelas dr. Aaron Rumainum, M.Kes., Kamis (4/2) kemarin.

 Sebab, sambung dr. Sumule, melihat data perkembangan Covid-19 di Kota Jayapura, angka penularan terus meningkat secara kumulatif dalam 2 – 3 minggu belakangan.

“Walaupun, memang di sisi lain, tingkat kesembuhan dari kasus di Kota Jayapura juga menunjukkan angka yang baik. Namun, kami hargai apa yang dilakukan Wali Kota Jayapura menyikapi kondisi Kota Jayapura dalam penanganan Covid-19 ,” tambahnya. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

4 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

9 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

10 hours ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

13 hours ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

15 hours ago

Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…

16 hours ago