Categories: PAPUA TENGAH

Dukung Walkot Jayapura Terapkan Pembatasan Aktivitas

Silwanus Sumule

JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., menilai bahwa Wali Kota Jayapura tentu sudah memiliki indikator yang dijadikan acuan, sebelum mengambil kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat dan perekonomian hingga pukul 21.00 WIT.

“Wali Kota Jayapura pasti sudah punya indikator, sudah punya petunjuk berdasarkan data yang ada untuk mengambil langkah-langkah yang tepat,” jelas dr. Aaron Rumainum, M.Kes., Kamis (4/2) kemarin.

 Sebab, sambung dr. Sumule, melihat data perkembangan Covid-19 di Kota Jayapura, angka penularan terus meningkat secara kumulatif dalam 2 – 3 minggu belakangan.

“Walaupun, memang di sisi lain, tingkat kesembuhan dari kasus di Kota Jayapura juga menunjukkan angka yang baik. Namun, kami hargai apa yang dilakukan Wali Kota Jayapura menyikapi kondisi Kota Jayapura dalam penanganan Covid-19 ,” tambahnya. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

18 hours ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

19 hours ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

20 hours ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

21 hours ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

22 hours ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

1 day ago