

Suzana Wanggai (FOTO: Gratianus Silas/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua akui, dalam event Pacific Exposition Secara Virtual yang sudah berlangsung dari 27 Oktober – 29 Oktober, tidak mematok target yang besar, seperti pada event sebelumnya.
Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua, Suzana Wanggai menjelaskan, selama pelaksanaan Pacific Exposition secara virtual, pihaknya tidak menargetkan penjualan yang muluk-muluk karena event ini bersifat virtual.
“Memang ada target dari para UMKM yang ikut bergabung tetapi tidak besar, mengingat nii merupakan event yang diselenggarakan secara virtual dan baru pertama kali kami mengikuti pelaksanaan Pacific Exposition secara virtual. Jadi kami menyesuaikan saja,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (29/10) lalu.
Pihaknya sangat menyambut baik, pelaksanaan Pacific Exposition secara virtual, mengingat saat ini perkembangan teknologi juga mengarah pada era digitalisasi, sehingga untuk pelaksanaan pameran Pacific Exposition secara virtual pastinya sudah dipertimbangkan dengan baik.
“Selain kondisi dunia yang masih pada kondisi pandemi Covid-19 . Kita juga harus menyiapkan diri menyambut era digitalisasi, karena tidak menutup kemungkinan ke depan semua aktivitas akan mengarah pada digitalisasi,” tambahnya. (ana/ary)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…