

Pelatih Lyon, Fabio Grosso, mengalami cedera wajah akibat serangan terhadap bus tim. Sumber foto: The Guardian
PERTANIDNGAN Ligue 1 antara Marseille dan Lyon dibatalkan pada hari Minggu setelah bus Lyon diserang saat tim dalam perjalanan ke Stade Vélodrome yang menyebabkan Fabio Grosso, dan asistennya Raffaele Longo cedera parah di wajah.
Rekaman Sky Italia menunjukkan kerusakan pada jendela bus dan Grosso digiring ke dalam stadion oleh dua asisten.
Grosso menutupi wajahnya menggunakan tangannya yang terluka, kemudian berbaring di atas tandu dan dengan wajah berlumuran darah, sehingga memerlukan perhatian medis.
“Dia tidak bisa berbicara, ada pecahan kaca di wajahnya,” kata presiden Lyon, John Textor, kepada Prime Video.
Lyon mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Enam bus pendukung Olympique Lyonnais juga menjadi sasaran.
Jika di masa lalu serangan-serangan seperti ini pernah terjadi dan selalu disesalkan oleh Olympique Lyonnais, maka pada Minggu 29 Oktober ini, sebuah langkah baru diambil.
Faktanya, beberapa jendela pengaman pecah oleh proyektil berat yang tidak diketahui sifatnya, proyektil yang sama menembus bagian dalam bus.
Pelatih Fabio Grosso dan asistennya Raffaele Longo langsung terkena pukulan dan luka serius di bagian wajah dalam serangan ini.
Hadir bersama mereka di dalam bus, para pemain dan staf juga sangat terpengaruh oleh kekerasan serangan ini, yang dikutuk keras oleh Olympique Lyonnais.
Fans diminta meninggalkan stadion dengan tenang, “Menyusul cederanya anggota Lyon, dengan mempertimbangkan pendapat klub yang tidak ingin memulai pertandingan, dan protokol yang ditetapkan, maka diambil keputusan untuk tidak memainkan pertandingan,” kata wasit Francois Letexier, dikutip media Prancis. (*)
Sumber: The Guardian | Jawapos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…