“Elkan Baggott saya sudah bicara dengannya sebelum laga kualifikasi melawan Australia dan Bahrain dan dia bilang takut kehilangan posisinya di klub tempat dia bermain,” kata Kluivert dalam YouTube Timnas Indonesia.
“Jadi, dia meminta untuk tidak dipanggil, itulah kenapa saya tidak memanggilnya,” tambahnya.
Patrick Kluivert pun menghargai keputusan Elkan Baggott. Di satu sisi, dia enggan memaksa memanggil sang bek karena saat ini Timnas Indonesia punya banyak bek berkualitas yang bisa mengisi posisi di skuad.
“Dan sekarang sudah ada pemain lain di posisinya yang tampil baik dan mereka juga punya kesempatan untuk membuktikan diri dan mereka sudah membuktikan bahwa mereka mampu bermain di Timnas Indonesia,” jelasnya. (*/Jawapos)
Page: 1 2
Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…
-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…
Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Dian Novita, mengatakan ketentuan…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri di Jayapura, Rabu, mengatakan Kartu KASIH disiapkan untuk memastikan…
Pertama, masalah penerangan atau lampu di dalam los-los pasar yang mati. Kedua, yang paling…