“Elkan Baggott saya sudah bicara dengannya sebelum laga kualifikasi melawan Australia dan Bahrain dan dia bilang takut kehilangan posisinya di klub tempat dia bermain,” kata Kluivert dalam YouTube Timnas Indonesia.
“Jadi, dia meminta untuk tidak dipanggil, itulah kenapa saya tidak memanggilnya,” tambahnya.
Patrick Kluivert pun menghargai keputusan Elkan Baggott. Di satu sisi, dia enggan memaksa memanggil sang bek karena saat ini Timnas Indonesia punya banyak bek berkualitas yang bisa mengisi posisi di skuad.
“Dan sekarang sudah ada pemain lain di posisinya yang tampil baik dan mereka juga punya kesempatan untuk membuktikan diri dan mereka sudah membuktikan bahwa mereka mampu bermain di Timnas Indonesia,” jelasnya. (*/Jawapos)
Page: 1 2
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd. membacakan amanat tertulis yang memberikan…
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…