Categories: SEPAKBOLA DUNIA

Erik ten Hag: Laga Luar Biasa, Tapi Permainan yang Aneh

TEN HAG PUJI COVENTRY

Setelah laga berakhir, pelatih asal Belanda tersebut memuji Coventry, dan berjanji akan memperbaiki kekurangan Manchester United.

“Kami memegang kendali selama 75 menit dan harus memberikan pujian kepada Coventry atas apa yang mereka lakukan di 15 menit terakhir. Kami harus berkembang. Kami banyak membicarakan hal ini,” kata ten Hag.

Selain itu, mantan pelatih Ajax tersebut menyayangkan bahwa anak asuhnya gagal menimba tanggung jawab yang diberikan, meski awalnya berada di atas angin.

“Pertama, Anda harus menempatkan diri Anda pada posisi menang, kemudian harus bertanggung jawab. Pada saat-saat seperti ini kita membuat kesalahan dan tidak menjalankan tanggung jawab kita,” tuturnya.

Ten Hag juga mengindikasikan bahwa skuad Manchester United tidak memiliki mentalitas yang kuat, dan tidak menunjukkan karakter untuk menang.

“Kami tidak bisa mengatakan tim ini tidak memiliki mentalitas yang baik karena mereka menunjukkan karakter hari ini, namun di bagian akhir terjadi kurangnya disiplin,” jelas ten Hag.

Namun, pelatih berkepala plontos tersebut memuji mentalitas anak asuhnya ketika menjalani adu penalti yang menentukan kelolosan mereka ke babak Final Piala FA.

“Ini soal mentalitas pada saat itu (penalti). Anda punya rencana dan punya kepercayaan diri penuh jadi saya bilang kepada mereka untuk tetap pada rencana. Saya punya keyakinan kami akan memenangkan adu penalti. Biasanya Casemiro mencetak gol, kami melatih mereka dengan sangat baik,” ceritanya.

Bahkan, sebenarnya pelatih yang telah memberikan gelar Piala Carabao untuk Manchester United itu kini memiliki perasaan yang campur aduk.

“Perasaannya campur aduk. Kami bisa bahagia dengan pencapaian ini, mencapai final, itu luar biasa. Bahkan Manchester United yang besar hanya mencapainya tiga kali dan kami mencapainya dua kali dalam dua tahun. Namun kami harus memenangkan final itu. Ketika kami 100% di dalamnya maka kita bisa melakukannya,” lanjutnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: Liga Premier

Recent Posts

Staf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban BegalStaf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban Begal

Staf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban Begal

Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…

1 day ago

101 Siswa di Merauke Dinyatakan Tidak Lulus

Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…

1 day ago

Pemkab Merauke Ajukan Formasi Khusus Guru ke Kementrian PAN-RB

‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…

1 day ago

SDN Dunlop Sentani Sudah 17 Kali Dipalang, Pemkab dan Pemilik Tanah Sepakat Tempuh Jalur Hukum

Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…

1 day ago

Sengketa Tanah di Kabupaten Jayapura Capai Ratusan Miliar

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…

1 day ago

Tolak Berikan Bensin Gratis, Pemilik Kios Jadi Korban Penikaman

Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…

1 day ago