

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menghadapi ujian berat setelah tim asuhannya dipermalukan Irak 5-1 di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Twitter (X)/@secretnamee)
HASIL kurang menggembirakan diperoleh Timnas Indonesia di pertandingan pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Garuda menelan kekalahan 5-1 dari tuan rumah Irak di Basra International Stadium, Kamis (16/11) malam.
Gawang Indonesia bahkan sudah kebobolan dua gol lebih dulu melalui Bashar Resan pada menit ke-20, dan gol bunuh diri dari Jordi Amat pada menit ke-35.
Namun, skuad asuhan Shin Tae-yong sempat merespon dengan gol Shayne Pattynama di pengujung babak pertama. Indonesia punya peluang setelah gol tersebut.
Sayang, performa skuad Garuda berubah drastis di babak kedua. Terbukti, Irak yang memang lebih unggul secara statistik atas Indonesia berhasil menambah gol melalui Osama Rashid pada menit ke-61.
Permainan Indonesia pun makin buruk menjurus keras, di mana Marc Klok dan Asnawi Mangkualam mendapat kartu kuning di babak kedua.
Imbasnya, Irak berhasil menambah keunggulan melalui Youssef Amyn pada menit ke-81, dan Aldin El-Zubaidi delapan menit kemudian. Hasil yang sejatinya tak diharapkan fans timnas Indonesia.
Kekalahan itu membuat Indonesia berada di posisi juru kunci Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jordi Amat dan kawan-kawan berada di belakang Irak, Vietnam, dan Filipina.
Terlepas dari itu, Shin Tae-yong diharapkan bisa memberikan membawa perubahan ketika menghadapi tuan rumah Filipina. Indonesia dijadwalkan akan bermain di Rizal Memorial Stadium pada 21 November 2023.
Skuad Garuda harus melupakan kekalahan telak dari Irak, dan segera mempersiapkan diri menghadapi Filipina yang juga mengalami kekalahan 2-0 dari Vietnam di laga pertama Grup F. (*)
Sumber: twitter | Jawapos
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…