

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JAKARTA-Timnas Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk FIFA Matchday dengan menghadapi tim kuat Lebanon pada 8 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Dilansir dari laman Instagram Timnas Indonesia, pada Minggu (7/9). Pertandingan melawan Lebanon menjadi simulasi penting bagi Timnas Indonesia sebelum memasuki babak kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dan Irak pada Oktober.
Semua pemain Timnas telah berkumpul di Surabaya pada 1 September 2025 untuk menjalani pemusatan latihan intensif, dengan sesi latihan pertama diadakan pada 2 September di Stadion Gelora Bung Tomo.
Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia, memimpin sesi latihan ringan dan menyatakan bahwa kondisi fisik para pemain sangat baik dan mereka siap untuk tampil.
“Pertandingan melawan Lebanon akan menjadi ujian yang signifikan karena ranking FIFA Lebanon lebih tinggi di posisi 112 dibandingkan Indonesia di posisi 118,” ungkap Erick Thohir, dikutip dari Laman Instagram Erick Thohir, pada Minggu (7/9).
Kemenangan 6-0 melawan Taiwan adalah hasil yang baik. Thohir menyatakan bahwa tim masih perlu meningkatkan, terutama dalam sentuhan akhir serangan mereka.
Pertandingan melawan Lebanon akan menunjukkan kesiapan Indonesia untuk bersaing di level lebih tinggi sebagai persiapan menghadapi kualifikasi melawan Arab Saudi dan Irak.(*/jawapos)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…