Pelatih Patrick Kluivert dikabarkan menaruh kepercayaan besar pada Emil. Meski ada nama-nama kiper lain seperti Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Reza Arya, namun pengalaman panjang Emil di Eropa membuatnya diyakini bakal menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Secara kualitas, Emil memang punya modal kuat. Pemilik tinggi 192 cm itu dikenal memiliki refleks tajam, sigap dalam membaca arah bola, serta tangguh saat duel bola-bola atas. Kariernya pun tak main-main dari Juventus, Venezia, Sampdoria, Inter Milan, hingga terakhir memperkuat Como dan Palermo. Kendati performa musim lalu belum begitu mencolok, dengan catatan kebobolan 38 gol dalam 22 laga, Emil tetap dinilai sebagai kiper paling berpengalaman di skuad Garuda.
“Terakhir kali saya telah merasakan kapabilitas para suporter Garuda baik sebelum, sesaat, maupun sesudah laga. Dukungan mereka sungguh luar biasa,” ujar Emil.
Ia menyebut atmosfer GBK sebagai kekuatan tambahan yang bisa mengangkat performa tim.
“Terkadang menyulitkan untuk mendengar karena banyak sekali teriakan. Namun di sisi lain, dukungan itu adalah sesuatu yang positif untuk kami,” ucap Emil.
Emil sadar, ekspektasi masyarakat begitu besar. Apalagi laga ini krusial bagi langkah Indonesia di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Namun dia tak gentar. Sebaliknya, Emil justru ingin memberikan penampilan terbaik bukan hanya untuk suporter, tapi juga untuk seluruh keluarganya yang menyaksikan dari Lombok.
Setelah laga melawan Tiongkok, Timnas Indonesia dijadwalkan bertandang ke Jepang pada (10/6) mendatang. Emil pun sudah merancang agenda pulang kampung ke Praya, Lombok Tengah, selepas pertandingan.
“Paling tidak sampai tanggal 12 Juni. Setelah itu break, ada sedikit masa liburan yang akan dihabiskan di Lombok, lalu kembali ke Como,” ujar sang ayah.
Emil Audero kini bukan lagi hanya nama besar dari Serie A. Ia adalah simbol harapan baru di bawah mistar Merah Putih seorang anak bangsa yang kembali untuk mengabdi, dan siap menulis sejarah di tanah kelahirannya.(*/jawapos)
Page: 1 2
Rustan Saru mengingatkan pentingnya disiplin, menghormati guru, serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa…
"Ini merupakan komitmen kami bahwa FDS tidak lagi dilaksanakan pada Juli seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi…
Rustan Saru menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam peningkatan pelayanan publik adalah komitmen bersama…
Ia menegaskan, pembangunan akses jalan menuju Kampung Omon telah menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Jayapura. Pemerintah…
Warga dan sejumlah pelajar SMA Negeri 4 Jayapura yang mengetahui adanya kebakaran tersebut, langsung…
Rektor ISBI Tanah Papua Prof. Dr. St. Hanggar Budi Prasetya, SSn., MSI mengatakan rencana penambahan…