

Para pemain Persela Lamongan melakukan sujud syukur usai berhasil mencuri poin dan mengalahkan Persipura Jayapura 1-0 di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (25/9). Hasil ini membuat Persipura menempati dasar klasemen. (foto:Eryck / Cepos)
JAYAPURA – Tren buruk nampaknya masih terus membayangi skuad Persipura Jayapura. Bertekad memenangkan laga kandang usai dipecundangi Persibo Bojonegoro, Persipura justru harus kembali tertunduk usai gol tunggal Ezechiel Ndouasel menjadi mimpi buruk diakhir laga. Hasil ini membawa skuad Mutiara Hitam menempati dasar klasemen.
Usai dihajar 1-2 oleh Persibo, kini giliran Persela Lamongan yang berhasil mendulang poin di Stadion Mandala Jayapura. Persipura keok dengan skor 0-1 lewat gol tunggal Ezeciel pada menit 74. Ini kekalahan ketiga Persipura secara beruntun dan mirisnya, dua kekalahan mereka tuai di kandang sendiri. Spekulasipun mulai muncul yang menyebut Stadion Mandala Jayapura tak lagi angker bagi para tamu.
Hasil ini menempatkan tim kebanggaan masyarakat Papua itu di dasar klasemen grup C. Sang juru taktik, Ricardo Salampessy tak ingin beralasan banyak. Dia menegaskan bahwa ini murni kekalahan mereka dan dirinya bertanggung jawab penuh atas kekalahan ini. Bahkan Ricardo bersedia untuk dievaluasi oleh manajemen.
“Kami kalah, tidak ada alasan. Kami menerima hasil ini, saya bertanggung jawab. Dan saya pribadi siap dievaluasi manajemen,” ungkap Ricardo kepada awak media usai laga. Meski belum meraih kemenangan, tapi Ricardo menilai bahwa pemainnya sudah tampil baik. Namun itu belum cukup tanpa mencetak gol.
“Percuma kita bermain cantik kalau tidak bisa cetak gol. Kemudian pemain asing kita di posisi belakang juga ada dan itu menunjukkan kekurangan kita,” ujarnya. Selain itu, Ricardo juga menilai bahwa timnya masih memiliki masalah pada lini depan. Dimana dalam tiga pertandingan tampil baik dengan menciptakan banyak peluang, namun lagi-lagi finishing menjadi masalah besar bagi pasukan Mutiara Hitam.
“Sebelumnya kita punya Enzo, dan musim ini kita tidak punya banyak pilihan. Apalagi ada beberapa pemain depan kita kena sanksi. Sangat kesulitan sekali dengan situasi seperti ini. Mohon maaf untuk masyarakat Papua dan pecinta Persipura, kami belum bisa mendapatkan kemenangan,” ucapnya.
Sang kapten, Yustinus Pae atau yang lebih akrab disapa Tipa juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Papua atas hasil minor yang mereka raih. “Kami sudah berusaha, tapi kita banyak kendala untuk masuk ke jantung pertahanan lawan. Mewakili seluruh pemain menyampaikan permohonan maaf kepada semua pecinta Persipura. Semoga mereka terus mendukung kami dan semoga kami bisa mendapatkan poin,” pungkasnya.
Page: 1 2
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…