Categories: PERSIPURA

Kalah di Kandang, Persipura Juga Didenda Rp 40 Juta

JAYAPURA – Setelah menelan pil pahit kekalahan di kandang sendiri atas Kendal Tornado FC, Persipura Jayapura kini harus siap merogoh kocek dalam-dalam. Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan denda total sebesar Rp 40 juta menyusul dua pelanggaran saat klub tersebut menjamu Kendal FC.

Keputusan ini merupakan bagian dari 12 putusan yang dikeluarkan Komdis PSSI dalam sidang mereka yang digelar pada tanggal 1 dan 2 Oktober 2025, yang menyasar sejumlah pemain dan klub di kompetisi Super League maupun Championship.

Dua insiden yang terjadi di Stadion Utama Lukas Enembe pada 28 September lalu menjadi penyebab utama hukuman bagi tim kebanggaan masyarakat Papua ini.

Pelanggaran pertama datang dari salah satu ofisial tim. Melalui situs resmi PSSI, Komdis menjelaskan bahwa ofisial Persipura terbukti tidak menggunakan Id Card resmi dan bahkan memasuki lapangan pertandingan untuk melakukan protes keras terhadap perangkat pertandingan. Atas tindakan indispliner ini, Komdis PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp 25 juta.

Insiden kedua berkaitan dengan ulah suporter yang dinilai tidak sportif. Disebutkan telah terjadi pelemparan air minum kemasan ke arah pemain Kendal Tornado FC dari Tribun Barat bagian Utara pada menit 90+8. Parahnya, aksi pelemparan berlanjut ke arah wasit dan tim tamu saat mereka berjalan menuju tunnel dari Tribun VIP usai pertandingan. Kelalaian dalam menjaga ketertiban ini diganjar denda sebesar Rp 15 juta.

Secara keseluruhan, dua sanksi tersebut membuat manajemen Persipura harus membayar denda administratif sebesar Rp 40 juta kepada PSSI. Sanksi finansial ini menambah hasil minor tim yang di laga tersebut takluk 2-3 di hadapan para pendukungnya sendiri. (eri/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ada 42 Operasi di Papua, Negara Belum Mampu Tangani OPM

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…

4 hours ago

​Dorongan Calon Provinsi Papua Utara Menghangat

​Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…

5 hours ago

Ditangkap di Ruko, Satu Anggota KKB Disinyalir Terlibat Rangkaian Pembunuhan

Dari tangannya,  polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…

6 hours ago

Dilematis, Ingin Bangun Rumah Sendiri Tapi Terbentur Rencana Penataan Pemerintah

  Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…

7 hours ago

Timbun BBM,  Tujuh Ton Lebih Solar Diamankan

Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…

8 hours ago

Para Warek Solid, Roda Organisasi Uncen Tetap Berjalan

   Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari ​Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…

9 hours ago