Categories: PERSIPURA

Soal Gol, Persipura Paling Subur

Tim Persipura Jayapura ( FOTO: Erik / Cepos)

Persipura Jayapura

JAYAPURA – Memang tak ada habisnya bisa mengulas rekor yang telah ditotehkan oleh Persipura Jayapura di kancah sepakbola tanah air. Sederet prestasi telah direngkuh tim berjuluk Mutiara Hitam itu.

Yang paling mentereng ialah prestasi gelar juara empat kali, tahun 2005, 2008/2009, 2010/2011 dan 2013. Tak hanya sebagai klub dengan koleksi gelar juara terbanyak sejak era Liga Super Indonesia, Mutiara Hitam juga punya rekor yahud dalam soal mencetak gol. 

Sejak Liga Indonesia pertama 1994 atau sejak kompetisi dibentuk secara profesional hingga kompetisi Shopee Liga 1 2020. Tercatat, anak-anak Mutiara Hitam telah mengoyak jaring gawang lawan sebanyak 1.034 gol.

Diposisi kedua soal urusan mencetak gol ada PSM Makassar dengan 961 gol, kemudian disusul Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 942 gol. Kemudian posisi empat ada Persib Bandung dengan 861 gol, dan Arema FC 856 gol di posisi kelima.

Dari total 1.034 gol yang dicatatkan Mutiara Hitam, tahun 2008-2009 saat meraih gelar juara untuk kedua kalinya, anak-anak Mutiara Hitam sukses mengemas 81 gol. Tapi capaian paling subur ditorehkan para penggawa Mutiara Hitam saat meraih gelar juara untuk keempat kalinya tahun 2013 dengan koleksi 82 gol.

Margin gol Persipura kala itu tidak lepas dari peran sang kapten Persipura Jayapura, Boaz Solossa yang mampu didapuk sebagai pencetak gol terbanyak dalam tiga musim. Tahun 2008/2009 Boaz menjadi top skor dengan 28 golnya, tahun 2010/2011 Boaz mencetak 22 gol, dan tahun 2013 bapak lima anak itu mencetak 25 gol.

Di tahun yang sama diatas, selain membawa Mutiara Hitam meraih gelar juara, di era keemasannya, Boaz juga dinobatkan sebagai pemain terbaik sebanyak tiga kali.

Terlepas dari ketajaman para juru gedor Mutiara Hitam, tim yang bermarkas di Stadion Mandala Jayapura itu juga mencatatkan kebobolan cukup mentereng, dalam 26 musim Persipura mengalami kebobolan 655 gol.

Mantan kapten hidup Persipura Jayapura,  Nando Fairyo, mengatakan, bahwa yang membuat garang para pemain Persipura di depan gawang lawan karena rasa bangga bisa memperkuat tim Persipura.

“Karena semua anak-anak Papua bangga sebagai pemain Persipura. Kalau terdaftar di Persipura sama saja dengan sudah masuk Timnas, itu kebanggaannya dan membuat mereka terus semangat mencetak gol,” ungkap Nando kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (10/5) siang kemarin.

Bahkan kata Nando, rekor yang dicapai Persipura saat ini sangat sulit untuk dipecahkan oleh tim lain di Indonesia. Termasuk sebagai tim Indoensia yang pertama kali menembus babak semifinal AFC 2014 silam. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

14 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

15 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

16 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

17 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

18 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

22 hours ago