

Gerson Rios. (FOTO: Gerson for Cepos)
Gerson Rios
JAYAPURA – Pelatih kiper Persipura Jayapura, Gerson Rios mengaku kecewa dengan penundaan kompetisi Liga 1 yang kembali dilakukan oleh PSSI. Menurutnya, putusan tersebut sedikit merugikan timnya yang sudah melakukan persiapan cukup matang.
Setelah kompetisi Liga 1 resmi ditunda, Gerson berharap ada pembaharuan kontrak dari manajemen Persipura. Sebab pelatih asal Brasil itu mengaku kontraknya bersama Persipura di akhir Desember 2020 mendatang.
“Sekarang kami menunggu untuk menyelesaikan situasi kontrak. Saya memiliki kontrak hingga akhir Desember, karena kompetisi baru akan dimulai tahun depan, saya menunggu klub membuat kontrak baru,” ungkap Gerson kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Kamis (8/11).
Gerson mengaku masih memiliki hasrat bersama Persipura untuk lanjutan musim 2020/2021. Sebab ia mengaku, masih banyak misi yang ia akan wujudkan bersama Persipura.
“Saya ingin terus menerapkan metodologi teknis dengan kiper Persipura Jayapura, saya yakin kami akan sangat sukses,” ujar mantan pelatih kiper Timnas Junior Brasil itu.
Kata Gerson, sepak bola Indonesia harus sebisa mungkinkan untuk membuat format kompetisi untuk bisa menjalankan liga di tengah Pandemi. Sebab menurutnya, liga Indonesia tidak akan pernah dilanjutkan bila harus menunggu angka Covid-19 benar-benar hilang.
“Menurut saya kita harus beradaptasi dengan situasi Pandemi, karena olah raga adalah sesuatu yang dapat membantu orang mengatasi momen buruk ini, praktis seluruh dunia kembali dengan sepakbola,” tandasnya. (eri/gin).
Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…
Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…
Tim gabungan Polres Mimika membekuk tersangka sebelum akhirnya diterbangkan kembali ke Timika untuk menjalani proses…
Pembangunan fisik Patung Yesus di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom kini telah rampung…
Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan Otsus Papua merupakan instrumen penting dalam…
Menurut Yunus, proses penyediaan makanan untuk program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari…