

Direktur Sepakbola Persipura, Alfredo Vera, memberikan keterangan kepada awak media di Horison Hotel Kotaraja, Minggu (30/8). (foto:Erianto / Cepos)
JAYAPURA – Direktur Sepakbola Persipura, Alfredo Vera, menegaskan bahwa siapapun yang datang menukangi Persipura pasti memiliki beban. Mengingat Persipura adalah sebuah klub besar dengan cerita panjang pada kompetisi sepakbola Indonesia.
Tapi untuk musim ini, Alfredo merasa Persipura bukan hal baru baginya. Ia mengaku sudah mengenal karakter dari klub kebanggaan masyarakat Papua itu.
“Pasti ada beban, tapi itu tergantung kita sendiri. Masuk di Persipura saja pasti ada sedikit beban karena ini tim besar. Persipura punya histori besar,” ungkap Alfredo Vera kepada awak media, Minggu (30/8).
Meski memikul ekspektasi tinggi, Alfredo mengaku pengalamannya bersama Persipura di masa lalu akan membantunya bekerja lebih efektif.
“Karena saya sudah pengalaman di Persipura, rasanya lebih nyaman. Saya juga kenal dengan pemain-pemain dan tahu cara mereka bermain,” ujarnya.
Terkait catatan masa lalu saat Persipura mengalami degradasi, Vera enggan melihat ke belakang. Ia menegaskan bahwa musim ini adalah lembaran baru dengan komposisi tim yang juga berbeda.
“Ini musim beda. Yang terjadi musim lalu sudah terjadi. Kita harus berpikir dan fokus sekarang. Ada beberapa pemain baru juga. Yang paling penting kita yakin dan percaya tim ini bisa ke Liga 1,” tegasnya.
Page: 1 2
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura juga meluruskan anggapan umum mengenai penetapan kategori Desil dalam…
Barang bukti ganja yang dimusnahkan merupakan hasil penyitaan personel Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota…
Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Papua berharap pemerintah daerah terus mempermudah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan pendataan tersebut dilakukan melalui Dinas…
Kapolres mengatakan, sertijab tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk…
Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para korban, yakni berupa beras, mi instan,…