Dirinya juga membeberkan sudah menyiapkan strategi berbeda pada babak pertama dan kedua. Sayang, perubahan tersebut tidak bisa menolong WBFC dari kekalahan.
“Kita tidak bisa mengimbangi kecepatan maupun taktikal lawan dari sisi agresivitas dan beberapa pemain kita cedera dan akumulasi juga membuat keseimbangan tim,” ucapnya.
Kekalahan tersebut membuat WBFC masih berada pada dasar klasemen grup D dengan koleksi 4 poin. Sahala masih optimis tim asal Kota Timika itu bisa keluar dari zona degradasi.
“Kami akan bangkit dan masih ada 7 pertandingan sisa, kami yakin bisa menambah poin lagi untuk menjauhi zona degradasi,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…