Selain itu, hari ini tim Para atletik juga menambah satu medali perak yang disumbangkan oleh sprinter Eko Saputra.
Dalam nomor lari 100 m T12, Eko masuk finis di tempat kedua dengan catatan waktu 11,22 detik. Medali emas pada nomor ini diraih oleh atlet Iran, Mehrdad Moradi dengan waktu 11,17 detik dan perunggu menjadi milik pelari Jepang, Daiki Ishyama dengan waktu 11,36 detik.
“Medali perak yang diraih Eko telah sesuai dengan apa yang ditargetkan kepadanya,” ujar Slamet.
Di sisi lain, Eko mengaku terkejut bisa mendongkrak target yang ditetapkan, yakni hanya medali perunggu. Namun, dalam kenyataannya dia mampu memperbaiki target itu menjadi medali perak.
“Target awal saya medali perunggu, mungkin target itu cukup berat karena lawan-lawan saya juga sangat berat. Tetapi, saya optimistis dan bersyukur bisa mendapat medali perak,” ungkap Eko.
Dengan ini, Indonesia per Selasa (24/10) berada di posisi ketujuh pada klasemen sementara dengan tiga medali emas, empat medali perak, dan lima perunggu.
Di hari yang sama, lifter Indonesia Ni Nengah Widiasih berhasil merebut medali pertama untuk Indonesia di cabang olahraga Para angkat berat (powerlifting) pada nomor 45 kg putri.
Sementara itu, skuad Merah Putih sendiri ditargetkan mampu finis dalam 10 besar Asian Para Games 2022 Hangzhou dengan raihan 19 medali emas, 23 perak, dan 25 perunggu. (*)
Sumber: Jawapos
Page: 1 2
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…
Ketiga tersangka yang diamankan berinisial R alias I (29), N alias A (26), dan M…
Kepolisian Daerah Papua bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua meneguhkan komitmen bersama dalam mencegah…
Ketua Baleg DPR RI Dr. Bob Hasan menyatakan komitmennya mendukung pemekaran Provinsi Papua Utara. Ia…