

Skuad sepakbola putri Papua Pegunungan. (foto: Istimewa)
JAYAPURA – Tim sepakbola putri Papua Pegunungan kembali tampil pada partai final Piala Pertiwi 2025. Srikandi Papua Pegunungan akan menghadapi tim Jawa Barat yang berlangsung hari ini, Senin (10/11).
Papua Pegunungan lolos ke babak final usai menjag tipis 1-0 atas tim Banten. Sementara Jawa Barat menang impresif 7-0 atas Sumatera Barat.
Pertemuan Papua Pegunungan dengan Jawa Barat dinilai merupakan partai final yang ideal. Keduanya menampilkan performa terbaik selama fase grup hingga babak empat besar.
Juru taktik sepakbola Papua Pegunungan, Thomas Madjar, mengatakan bahwa mereka hanya fokus melakukan recovery jelang partai final.
“Kami hanya punya waktu recovery 1 hari, jadi kita hanya ice bath. Latihan ringan hanya di halaman hotel,” ungkap Madjar kepada Cenderawasih Pos, Minggu (9/11).
Ia juga mengaku bahwa mereka akan melihat vidio-vidio pertandingan lawan untuk mengetahui kekuatan dari calon lawan tersebut.
Meski tak memiliki waktu recovery banyak, namun Madjar mengaku tak memiliki beban dalam laga ini dan siap mempertahankan gelar juara mereka.
“Peluang kita nanti lihat di final saja, kita bermain tanpa beban. Kita tetap bertarung untuk nama Papua Pegunungan dan Tanah Papua umumnya,” tutupnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…